Realita Generasi Millenial: Masa remaja merupakan suatu periode penting dari rentang kehidupan, suatu periode transisional, masa perubahan, masa usia bermasalah, masa dimana individu mencari identitas diri, usia menyeramkan, masa unrealism dan ambang menuju kedewasaaan. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Oleh karena itu, apabila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka masa depan mereka akan hancur. Dampak penyalahgunaan narkoba antara lain gangguan fisik, mental dan moral, berupa penurunan produktivitas, pola pikir, kesulitan dalam pengambilan keputusan, keluhan dalam hal penglihatan, pendengaran, maupun kerusakan organ tubuh.

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba: Program P4GN bidang pencegahan mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis P4GN dengan arah kegiatan yaitu mendekatkan layanan informasi program P4GN bidang pencegahan kepada masyarakat dengan melakukan tugas seperti wahana diseminasi, sosialisasi dan pembentukan kader. Menjadi perhatian BNN dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan dalam bentuk edukasi atau kampanye agar semakin efektif untuk mendukung upaya anti narkoba. Edukasi/ kampanye yang di programkan P4GN ini cakupannya semaksimal mungkin meliputi seluruh Indonesia. Tehnik edukasi/ kampanye tersebut disesuaikan dengan karakteristik wilayahnya (perkotaan, desa hingga daerah terpencil).

Program Rekomendasi:

Adapun hal yang dapat ditingkatkan dimasa mendatang adalah BNN menyusun kurikulum yang terstandar dan secara kontinyu disosialisasikan untuk menambah wawasan bagi setiap anggota BNN, khususnya bagi para penyuluh; BNN dapat mengembangkan fungsi diklat di beberapa daerah, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan pelatihan berdasarkan regional; Memperkuat metode, inovasi, cakupan (intesifikasi dan ekstensifikasi) kampanye anti-narkoba dalam rangka pembentukan persepsi masyarakat tentang bahaya narkoba; BNN harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan melakukan komunikasi publik secara terus menerus, baik melalui media konvensional (televisi, radio, majalah, dll) maupun internet dan sosial media (website, facebook, twitter, instagram, dll); Peningkatan kapasitas SDM yang belum sepenuhnya memenuhi dan sesuai dengan standar kompetensi yang dibutuhkan, baik di pusat dan daerah; Meningkatkan peran institusi Pendidikan dalam mengembangkan ketrampilan psikologis dan pendidikan anti narkoba; Promosi kesehatan/ kampanye/ edukasi masuk hingga ke unit terkecil masyarakat, mulai dari keluarga, RT/RW, juga organisasi terkecil dalam masyarakat. Meningkatkan peran masyarakat dalam inovasi dan pendidikan anti narkoba sehingga mampu mengawasi dan mengendalikan proses interaksi dalam lingkungan sekaligus menciptakan ketahanan diri warga.

Berprestasi tanpa Narkoba: Dengan upaya penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa-siswi sejak dini adalah bagian mewujudkan generasi berprestasi tanpa narkoba, supaya generasi berikutnya bisa memiiki prestasi akademik yang bagus tanpa harus terjerumus dengan narkoba, cara ini juga merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki prilaku pergaulan di zaman modern yang mengarah hedonisme.

 Berprestasi Tanpa Mengkonsumsi Narkoba

Share via
Copy link