Salah satu kegiatan program prioritas nasional yang di selanggarakan BNN di tahun 2019 adalah rumah edukasi anti narkoba. Dalam rangka penyempurnaan program rumah edukasi anti narkoba di kota malang, BNN melibatkan 30 siswa dari 6 SMK se-kota Malang untuk menghadiri Workshop dan Penjaringan Opini tentang Rumah Edukasi Anti Narkoba yang selenggarakan di Hotel Harris Malang, Rabu 11/9/2019.

Hadir sebagai narasumber Direktur Informasi dan Edukasi Drs Purwo Cahyoko, Kasubdit Media Elektronik Tri Cahyono S.Sos dan Kasubdit Media Non Elektroni Deni Dharmapala.

Salah satu fokus dalam acara ini adalah tentang fungsi Media Sosial bagi generasi millenial. Sosial media adalah dunia bagi mereka. Dalam workshop ini mengulas gairah remaja kota Malang dalam pencegahan penyalahgunaan Narkoba. Mereka membutuhkan ruang untuk bersuara melalui bahasa mereka. Vlog, Graphic design, Artikel, Mural, dan Musik adalah cara yang mereka inginkan. Hasrat dari siswa-siswa ini adalah gambaran bagi Direktorat Informasi dan Edukasi BNN tentang bagaimana caranya memberikan ruang bagi remaja kota Malang pada umumnya untuk turut mengambil peran dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ini diharapkan membawa warna yang positif dari generasi muda dalam aktivitas mereka di media sosial serta meningkatkan soft skill dalam bidang seni dan kreativitas dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dituangkan pada saat Malang Drug Free Millenial Day.

Pada akhirnya dari workshop ini mereka menemukan apa-apa yang akan mereka suarakan melalui bahasa mereka dalam pencegahan narkoba. Gairah mereka terbarukan, mereka telah mampu melihat bahwa pencegahan narkoba tidak hanya sebatas sosialisasi, penyuluhan, atau publikasi, tetapi melalui bidang kreasi yang mereka tekuni ternyata mampu untuk mendulang derajat kesehatan bangsa dalam bernarkoba. Mereka siap untuk menyambut gelaran Rumah Edukasi Anti Narkoba Malang yang rencananya akan digelar pada Oktober nanti melalui bahasa, suara, dan karya mereka sendiri.

Share via
Copy link