Postingan Compilation

Semua konten yang ada di REAN.id menjadi karya bersama dan menjadi kontribusi dalam kampanye Pencegahan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Konten REAN.id diharapkan mampu menjadi pioneer dalam semua kalangan pada umumnya dan remaja pada khususnya untuk memahami bahwa BERKARYA nggak perlu NGEDRUGS!

Semua Postingan

Apakah Kamu Termasuk Orang Sibuk Atau Orang Produktif?

Tahukah kita bahwa sebenarnya ada hal yang mendasar yang berbeda dari sibuk dan produktif.

Orang yang sibuk jelas mempunyai perbedaan dengan orang produktif. Bisa dikatakan orang yang sibuk belum tentu produktif. Akan tetapi, orang yang produktif tentunya mempunyai kesibukan.

Dari uraian tersebut, menjadi produktif adalah pilihan yang terbaik untuk hidup 100 persen. Menjadi sibuk juga belum tentu memberikan banyak manfaat.

Kamu perlu mengetahui apa perbedaan antara sibuk dan produktif. Ada beberapa hal yang dapat dibedakan antara orang sibuk dan produktif.

1. Misi Terukur vs Misi yang Tidak Terukur.

Orang sibuk cenderung tidak memiliki tujuan. Orang sibuk mengambil banyak langkah agar mendapatkan hal yang terbaik bagi dirinya.

Sementara orang produktif berbeda. Ia akan mengambil langkah yang jelas dengan tujuan yang dicapainya nanti. Dengan begitu, semua keputusan dan langkahnya lebih terukur.

2. Prioritas Orang Sibuk vs Prioritas Orang Produktif.

Orang yang sibuk akan mempunyai banyak prioritas untuk dijalankan. Terkadang hal tersebut menjadikannya tidak fokus sehingga hasilnya kurang sempurna.

Sementara orang yang produktif jelas memiliki prioritas dalam hidupnya yang tak sebanyak orang sibuk. Ia tahu mana yang akan dicapai dan akan jalankan sebagai prioritas utama.

3. Bertidak Dulu Apa Pun Hasilnya vs Membayangkan Hasilnya Baru Bertindak.

Orang yang selalu sibuk cenderung fokus pada apa yang dikerjakan dan jarang memikirkan kejelasan dari hasil kerjanya nanti.

Sementara orang yang produktif cenderung memikirkan kejelasan dari apa yang dilakukannya. Orang produktif cenderung memikirkan dan mengevaluasi hasil kerja setelah melakukannya.

4. Menonjolkan Kesibukan vs Menonjolkan Hasil Kerja.

Sibuk dengan membicarakan tentang apa yang sudah dan sedang dilakukan adalah ciri-ciri orang sibuk. Sementara orang produktif cenderung berbicara tentang hasil dan pencapaian yang telah diraih.

Karena itu, orang yang produktif cenderung mempunyai pengalaman dengan pencapaian yang baik dibandingkan dengan orang sibuk yang memliki banyak aktivitas.

5. Menyelesaikan Setengah-Setengah vs Menyelesaikan hingga 100 persen.

Orang sibuk biasanya suka melakukan banyak hal, tapi menyelesaikannya setengah-setengah. Berbeda dengan orang produktif yang melakukan satu hal dan fokus pada hal tersebut hingga selesai.

Contohnya, orang produktif akan mengikuti kelas menulis dengan target akan menerbitkan buku dalam kurun waktu ke depan. Sementara orang sibuk akan mengikuti banyak kelas semisal menulis, tari, seni dan banyak lagi tanpa ada tujuan yang jelas.

Dengan menghitung dan memanfaatkan waktu yang dimiliki, mengatur tujuan serta melakukan penataan pada tujuan ke depan adalah cara orang produktif dalam berpikir. Karena itu, menjadi produktif adalah cara yang terbaik bagi kita untuk memanfaatkan waktu yang dimiliki agar hidup 100 persen.

Bahagia 100 Persen dengan Gaya Hidup Minimalis

Di zaman yang serba modern ini, pastinya akan semakin banyak barang dan keperluan lainnya yang menawarkan banyak pilihan untuk dibeli. Namun terkadang, banyak orang membeli barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka atau hanya sekedar memuaskan keinginan sesaat. Seiring berjalannya waktu, barang yang sudah dibeli dan tidak terpakai itu hanya akan menjadi pajangan saja. Hal ini dikarenakan kamu tidak benar-benar membutuhkan barang tersebut.

Jika sudah begitu, penting untuk kamu memulai gaya hidup yang minimalis. Menjalani gaya hidup minimalis ada dengan membeli dan memakai barang yang hanya dibutuhkan saja serta berusaha menahan keinginan untuk membeli barang yang tidak sesuai dengan keperluan pribadi. Hidupmu juga akan lebih bahagia dan tidak mengalami penyesalan dikemudian harinya akibat menghabiskan waktu dan uang dengan barang yang tidak sesuai dengan keperluan. Nah berikut lima alasan mengapa kamu bisa bahagia dengan gaya hidup yang minimalis.

1. Hidup yang Sederhana

Menjalani hidup minimalis akan membiasakan dirimu menjadi pribadi yang sederhana dan lebih menghargai barang sesuai dengan nilai dan kualitasnya. Namun, bukan berarti kamu tidak diperbolehkan untuk membeli barang yang kamu sukai. Jika kamu memang menyukai barang tersebut dan ingin membelinya, pastikan barang tersebut memang sesuai dengan kebutuhanmu. 

Dengan membeli barang seperlunya, kamu juga tidak akan pusing untuk mengatur letak barang tersebut dan akan lebih mudah mengingat letak dari barang yang memang kamu perlukan. Hidupmu juga akan lebih simple dan ngga perlu ribet dalam melakukan apapun. 

2. Menghemat Pengeluaran yang Tidak Penting

Salah satu alasan mengapa kamu perlu menjalani gaya hidup minimalis adalah kamu bisa lebih menghemat pengeluaran yang tidak terlalu penting. Artinya kamu hanya menghabiskan waktu dan biaya pada barang yang memang sesuai dengan kebutuhanmu. 

Setelah kamu berhasil menerapkan gaya hidup yang minimalis, kamu bisa memulai untuk menabung serta melakukan investasi sejak dini untuk masa depanmu nanti. Dengan begitu, waktu dan biaya yang kamu habiskan saat ini tidak terbuang percuma karena kamu masih menyempatkan diri untuk menabung.

3. Hidup Lebih Ringan dan Teratur

Pernahkah kamu merasa rumahmu begitu penuh dan sumpek? Jika memang iya, sudah saatnya kamu perlu membereskan barang-barangmu sendiri. Mulailah untuk menyingkirkan barang yang tidak bisa dipakai lagi. Kemudian kamu bisa sisakan barang yang memang kamu perlukan dan masih bisa digunakan setiap harinya. 

Barang yang sudah tidak kamu perlukan bisa kamu jual kembali atau kamu berikan kepada teman atau saudaramu yang lebih memerlukan barang tersebut. Dengan begitu, hidupmu akan lebih terasa ringan dan teratur. Sebab dari pengalaman tersebut bisa menjadi pembelajaran bahwa mempunyai barang yang sesuai kebutuhan atau prioritas lebih penting daripada mengoleksi barang yang nantinya hanya menjadi pajangan saja.

4. Pikiran Lebih Fokus pada Hal Penting

Gaya hidup minimalis juga menjadikan pikiranmu lebih fokus pada hal yang lebih penting atau yang menjadi prioritas hidupmu. Daripada menghabiskan waktu pada hal yang tidak penting, waktu serta biaya lebih bisa difokuskan pada kesehatan dan hal penting lainnya.

Gaya hidup minimalis juga memberikanmu kesempatan untuk bisa mengajarimu hidup sesuai dengan kebutuhan dan membeli barang seperlunya saja. Tentunya dengan harapan barang atau keperluan tersebut bisa awet atau bertahan lama untuk dipakai dan digunakan. 

5. Bebas Dari Rasa Iri

Alasan terakhir menjalani gaya hidup minimalis bisa bikin kamu bahagia adalah kamu bebas dari rasa iri dan membanding-bandingkan. Sebab jika kamu terus mengikuti tren atau kebiasaan orang lain yang tidak sesuai dengan kebutuhanmu, hal itu hanya akan sia-sia dan merugikan dirimu sendiri. 

Dengan hidup minimalis, kamu akan lebih merasa nyaman dengan gaya hidupmu sendiri  yang memang sesuai dengan kebutuhan dan style kamu sendiri. Kamu bisa bebas memakai pakaian yang nyaman, bebas menyantap makanan kesukaanmu dan memakai kendaraan yang memang sesuai dengan kebutuhanmu tanpa perlu mengikuti gaya hidup orang lain. 

Nah, sobat cegah .. sudah waktunya bahagia 100 persen! Yuuuk mulai hidup minimalis!

Bagaimana Punya Harapan Membuat Lebih Sehat dan Bahagia 100 Persen?

Seringnya, orang-orang enggan untuk berharap karena takut harapan tersebut tak akan terwujud. Harapan juga kerap dikaitkan dengan sebuah ekspektasi yang dimiliki untuk orang lain. Padahal ketika memiliki harapan, bukan berarti hanya diam dan menunggu sampai impian menjadi nyata.

“Hope is a waking dream”, sepenggal perkataan dari Aristoteles yang belum disadari oleh banyak orang.

Harapan sering disalah artikan sebagai sebuah angan-angan belaka yang tak berdasar. Padahal, harapan adalah impian yang bisa saja diwujudkan di dunia nyata. Harapan juga keyakinan bahwa segala keadaan akan berubah menjadi lebih baik, tak peduli seberapa besar atau kecil.

Dengan kata lain, ketika seseorang memiliki harapan, mereka juga seharusnya sudah memiliki cara dan sebuah usaha untuk membuatnya jadi kenyataan. Tidak cuma mimpi yang hanya menghampiri sesekali, seseorang juga harus menghadapi dunia nyata saat ia berharap.

Tidak hanya memberikan dampak yang baik untuk keadaan psikologi, adanya harapan juga dapat berpengaruh baik terhadap kesehatan fisik.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa orang-orang yang memiliki harapan memiliki persepsi nyeri yang lebih rendah. Harapan yang masih berkaitan erat dengan optimisme ternyata secara tidak sadar dapat mengubah persepsi orang terhadap rasa sakit yang muncul.

Menurut laman hallosehat.com, Salah satunya studi kasus kontrol yang dipublikasikan pada Current Pain and Headache Reports. Pasien dengan kondisi kelainan sendi rahang yang memiliki optimisme lebih rendah merasakan ketidaknyamanan akibat nyeri lebih tinggi dibandingkan pasien yang tinggi optimisme. Hal tersebut menunjukkan bahwa rasa sakit sebenarnya bisa dipengaruhi oleh interpretasi emosional dan kognitif seseorang. Ketika seseorang tak terlalu memusatkan perhatian pada sakit yang akan muncul, ia juga akan mengurangi kemungkinan untuk merasakan nyeri yang lebih hebat.

Tak sampai di situ, dengan memiliki harapan secara tak langsung  sudah berusaha menjaga kesehatan jantung, proses fisiologis seperti sirkulasi darah dan pernapasan, serta menjaga tekanan darah agar tetap berada di angka yang normal.

Oleh karena itu, jangan takut dan merasa ragu untuk berharap. Namun juga harus mengingat bahwa harapan juga disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dalam berusaha untuk menggapainya dan bahagia 100 persen.

TIGA GERAKAN OLAHRAGA YANG BISA DILAKUKAN DI ATAS KASUR DEMI SEHAT 100 PERSEN

Sobat cegah, tiduran di kasur memang hal yang paling menyenangkan dilakukan, apalagi saat akhir pekan dan nggak ada kerjaan. Sampai-sampai nggak jarang kita malah menghabiskan waktu hanya guling-guling atau sekadar bengong ngelamunin masa depan. Hmm .. Padahal hal ini tidak baik untuk kesehatan dan sebuah kesia-siaan lho!

Nah, daripada waktu kita habis hanya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat seperti itu, alangkah baiknya kita lakukan saja olahraga. Tanpa perlu panas-panasan di lapangan, kalori di tubuh kita bisa terbakar hanya dengan gerakan sederhana sembari tiduran. Penasaran, kan? Dilansir dari alodokter.com, berikut ini olahraga yang bisa kita lakukan di atas kasur;

1. Menggerakkan kaki secara tegak lurus

Kamu pengen kurus tapi malas beranjak dari kasur? Tenang, sekarang kamu bisa olahraga sembari tidur kok. Caranya rebahkan tubuhmu di kasur tanpa bantal, letakkan kaki dan tanganmu sejajar dengan badan. Lalu angkat kakimu jadi tegak lurus, kemudian turunkan lagi tanpa menyentuh kasur.  Lakukan gerakan seperti ini secara berulang. Dengan gerakan ini, lemak di perutmu bisa menyingkir dan betismu juga bisa lebih kecil. Gampang ‘kan?

2. Gerakan senam

Sobat cegah, biasanya hari libur, akhir pekan atau saat waktu luang paling asyik memang tiduran di atas kasur. Nah agar hal ini tak bikin kamu makin malas, gantilah dengan olahraga lewat sedikit gerakan senam. Tak harus keluar kamar dan panas-panasan di luar kok, cukup berbaring di atas kasur kesayangan, kalorimu sudah bisa terbakar.

Caranya, miringkan tubuh, tahan kepala dengan tangan, dan pastikan kedua kakimu bertumpuk. Lalu buka dan tutup kakimu dengan mengangkat lutut. Tapi usahakan telapak kaki masih bersatu ya. Lakukan hingga 8 hitungan, lalu istirahat, dan ulangi lagi. Dengan gerakan ini, kalori tubuhmu bisa terbakar tanpa harus capek-capek keluar rumah.

3. Gerakan mengayuh sepeda

Banyak orang yang malas melakukan olahraga karena  ribetnya saat panas-panasan di luar ruangan. Tenang, itu dulu! Sekarang kamu bisa melakukan olahraga di atas kasur kok. Caranya rebahkan tubuh dan luruskan tanganmu dengan relaks. Lalu angkat kakimu dan lakukan gerakan mengayuh. Lakukan gerakan mengayuh ini selama 30 detik ya. Dengan cara ini, acara rebahan di kasur bisa lebih bermanfaat, karena lemak juga bisa terbakar. Nggak heran, kaki lebih jenjang dan penampilanmu jadi lebih maksimal.

Olahraga itu nggak melulu harus ke lapangan kok sobat cegah, apalagi menggunakan alat berat, atau sewa kolam renang. Sekarang kita bisa melakukannya di atas ranjang. Sembari bermalas-malasan dan rebahan, lemak dalam tubuh bisa terbakar hanya dengan gerakan sederhana yang kita lakukan. Yuuk kita coba demi terciptanya sehat 100 persen!

Yuk Ikuti Kebiasan ini agar Hidup Semakin 100 Persen

Hidup yang produktif berarti adanya keseimbangan dalam berbagai hal dan urusan di hidup, mulai dari urusan pekerjaan hingga pribadi. Sekarang ini sudah banyak kemudahan yang bisa diakses untuk membantu menyelesaikan berbagai urusan hidup kita, namun sayangnya kemudahan itu juga sering membuat kita terlena. Jangankan untuk mendapatkan hidup yang produktif, urusan mendasar pun bisa jadi tidak dapat terselesaikan dengan baik dan akhirnya waktu pun terbuang dengan sia-sia.

Karena itu, perlu dilakukan manajemen diri baik yang tentunya berpatokan pada disiplin tinggi ada dapet produktif 100 persen. Berikut adalah beberapa kebiasaan yang dapat terapkan untuk mendapatkan hidup yang produktif:

1. Membuat To Do List

Membuat to do list yang berisi apa saja yang harus dikerjakan adalah cara yang sangat ampuh untuk mendisiplinkan diri. To do list bukan saja dapat membantu mengingatkan dan merekap kegiatan sehari-hari, namun mendorong agar terus berusaha mencapai target atau tujuan besar. Buatlah to do list setiap malam sesuai dengan rencana dan prediksi keadaan yang akan dihadapi di hari berikutnya, bukan membuat sama secara custom setiap harinya. Membuat to do list sebelum tidur ini akan memberikan energi positif dan membuat lebih bersemangat untuk menjalankannya di pagi hari.

To do list juga memungkinkan untuk melakukan evaluasi harian atas apa saja yang dilakukan dan tidak dilakukan, serta menilai apakah daftar tersebut sudah sesuai dengan tujuan garis besar. Jika ternyata kurang efektif, bisa membuat daftar baru yang sekiranya dapat lebih tepat untuk dijalankan. Juga bisa membuat variasi dan merubah kegiatan dalam to do lis, supaya terhindar dari kejenuhan yang malah akan membuat Anda berhenti untuk berusaha meraih target-target besar.

2. Menentukan dan Mendahulukan Prioritas

Hal ini masih berkaitan dengan pembuatan to do list, yaitu menentukan apa yang menjadi prioritas dan mendahulukannya dibanding yang lain. Jadi saat membuat to do list, pastikan hal yang menjadi prioritas diatur dalam jadwal paling awal. Sebenarnya tak perlu waktu yang lama dalam mengerjakan prioritas, namun yang penting adalah fokus dan konsentrasi pada hal tersebut sehingga hasilnya maksimal.

Selain itu, perlu diingat dengan baik bahwa kita tidak punya banyak waktu untuk melakukan semua hal; jadi fokuslah hanya pada hal penting. Disadari atau tidak, waktu kita banyak terbuang pada hal-hal yang tampaknya sepele dan dianggap hanya sebagai selingan seperti membuka media sosial. Karena itu, sebaiknya juga membuat jadwal kapan saja melakukan hal-hal yang tampaknya kecil tersebut dan jangan sampai mengganggu kegiatan utama yang harus dilakukan.

3. Tidak Hanya Sekadar Sibuk

Hidup produktif bukan berarti  selalu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk menjawab telepon atau sekedar bertukar sapa dengan rekan sekantor, namun bagaimana semua aktivitas yang dilakukan memiliki tujuan yang jelas dan efisien. Jika harus mencari informasi di internet, maka fokuslah pada website yang menyediakan informasi terkait dan jangan tergoda membuka website lain. juga mungkin akan terlihat sibuk dengan memfotokopi dokumen satu persatu, tapi akan lebih efektif jika membiarkan mesin fotokopi melakukan tugasnya dengan otomatis.

Hal ini berlaku juga dengan waktu istirahat, dimana hidup produktif tidak berarti harus bekerja 24 jam nonstop. Semua orang membutuhkan istirahat, dan pastikan memiliki istirahat yang cukup serta berkualitas. Jika waktunya tidur, maka optimalkan waktu tidur tersebut tanpa memainkan gadget untuk mengecek media sosial atau bermain game. Menggunakan gadget sebelum tidur akan membuat sulit tidur, dan akhirnya hanya akan mendapat tidur yang tidak nyenyak serta jauh dari kata berkualitas.

Seperti yang telah diulas di bagian awal, hidup yang produktif membutuhkan manajemen dan disiplin diri tinggi. Jadi jangan merasa lelah dan bosan untuk terus memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas hidup dan tetep produktif 100 persen !.

Mengenal Beragam Mental Illnes menuju Hidup 100 Persen

Sobat cegah, masalah kesehatan mental belakangan menjadi bahasan yang mulai banyak diperbincangkan. Berada di era digitalisasi yang erat dengan sosial media menjadikan diri semakin rentan dengan tuntutan society.

Bukan hanya kesehatan fisik saja yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Kesehatan mental menjadi bagian yang tidak kalah penting dari kesehatan fisik untuk dijaga dan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Jika didiagnosis dengan tepat, tentunya gangguan mental juga dapat diatasi dengan baik.

Dilansir dari halodoc.com, gangguan mental adalah salah satu jenis gangguan pada seseorang yang dapat memengaruhi cara berpikir, memengaruhi emosi, dan tingkah laku pengidapnya. Gejala yang dialami beragam, disesuaikan dengan gangguan mental yang dialami. Perubahan dan gaya hidup serta dukungan dari kerabat dekat menjadi cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Lalu apa saja jenis mental illnes yang ketika kita mengetahui ragamnya dapat membuat hidup kita menjadi sadar 100 persen?

1. Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

Anxiety disorder adalah gangguan mental yang ditandai dengan ketakutan dan kecemasan yang tidak wajar. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, para peneliti menduga bahwa gangguan ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, yaitu perubahan pada otak dan stres dari lingkungan.

Dilansir dari National Institute of Mental Health, ada beberapa gejala yang akan dialami oleh pengidapgangguan kecemasan, seperti merasa gelisah terus menerus, menjadi lebih mudah lelah, sulit untuk berkonsentrasi, mudah tersinggung, kesulitan untuk mengontrol perasaan khawatir yang dialaminya, dan mengalami gangguan tidur.

2. Gangguan Suasana Hati (Afektif Disorder)

Perubahan mood yang terjadi sewaktu-waktu adalah hal yang normal terjadi, apalagi jika memang ada faktor pencetusnya, misalnya stres, kelelahan, atau tekanan batin. Namun, orang yang menderita gangguan suasana hati bisa mengalami perubahan mood atau suasana hati yang ekstrem dan dalam waktu cepat. Misalnya, dari mood yang stabil, tiba-tiba sedih, lalu sangat bahagia dan bersemangat dalam waktu yang cepat. Jenis gangguan jiwa yang membuat suasana hati cepat berubah meliputi depresi, gangguan bipolar, dan gangguan siklotimik.

3. Gangguan Psikotik (Psychotic Disorder)

Gangguan psikotik termasuk gangguan jiwa parah yang menyebabkan munculnya pemikiran dan persepsi yang tidak normal, misalnya penyakit skizofrenia. Gejala paling umum dari gangguan ini adalah halusinasi (mendengar, melihat, atau merasakan sesuatu yang tidak ada), serta delusi (mempercayai hal-hal yang sebenarnya tidak terjadi).

4. Gangguan Kepribadian (Personality Disorder)

Personality disorder adalah gangguan terhadap kepribadian seseorang dan membuatnya memiliki pola pikir, perasaan, atau perilaku yang sangat berbeda dengan kebanyakan orang. Jenis gangguan kepribadian antara lain borderline personality disorder, yaitu perubahan suasana hati yang intens, ketakutan akan ditinggalkan, perilaku impulsif dan tidak stabil.

Gangguan lainnya adalah antisocial personality disorder yang membuatnya seperti mengabaikan perasaan atau kebutuhan orang lain, memanipulasi orang lain untuk kepentingan dirinya, tidak merasa bersalah atas tindakan buruk yang dilakukan, dan sebagainya.

5. Gangguan Stres Pascatrauma (Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD)

PTSD dapat muncul pada seseorang yang pernah mengalami kejadian traumatis atau mengerikan, seperti pelecehan fisik dan seksual, kematian tak terduga dari orang yang dicintai, atau bencana alam. Kenangan tidak menyenangkan tersebut tidak bisa hilang dan membuat penderita PTSD cenderung mati rasa secara emosional.

Duh sobat cegah, penting banget nih untuk kita lebih aware terhadap isu-isu kesehatan mental. Jangan menganggap remeh masalah ini dan bantulah orang di sekitar yang sepertinya menderita masalah mental. Apabila salah satu gangguan di atas ternyata ada dalam diri kita, maka jangan takut untuk meminta bantuan dari orang terdekat atau profesional ya sobat cegah! Ingat .. nggak apa-apa untuk tidak baik-baik saja! Karena kalau kita paham akan kondisi diri sendiri, kita akan dapat menjalani hidup 100 persen.

Hentikan Kebiasaan Buruk Supaya Hidup 100 Persen Produktif

Setiap orang memiliki kebiasaan atas melakukan suatu hal, entah itu kebiasaan buruk atau baik. Perilaku yang dilakukan secara berulang cenderung akan sulit dilepaskan, terlebih lagi perilaku tersebut dilakukan secara tidak sadar. Supaya bisa hidup dengan produktif setiap harinya, kamu senantiasa harus mengurangi kebiasaan-kebiasaan negatif atau buruk yang bisa mengurangi produktivitasmu.

Ketahui dulu alasan dari kebiasaan tersebut bisa terjadi. Biasanya, ini menyangkut pola perilaku orang-orang di sekitar kamu atau hanya mengikuti emosi pribadi kamu sendiri. Misalnya, jika sedang marah, secara tidak sadar kamu selalu mengeluarkan sumpah serapah ke banyak orang. Atau berat badanmu terus menerus naik karena setiap malam selalu lapar dan memutuskan untuk makan mie instan.

Tentu saja, kedua contoh tersebut bukanlah kebiasaan yang baik. Dampak ke depannya bisa menjadi lebih buruk.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana cara menghentikan dan mengatasinya? Apakah ada hal-hal tertentu yang bisa mengurangi kebiasaan buruk agar hidup jadi lebih produktif? Yuk simak tip berikut.

1.Rayakan Keberhasilan Kecil Kamu.

Menghilangkan sebuah kebiasaan tentu memakan waktu yang tidak sebentar. Tergantung bagaimana kamu menanamkan gaya hidup yang baik di dalam hidup kamu. Beri reward pada diri kamu setiap kali kamu berhasil tidak mengulangi kebiasaan burukmu itu. Dengan melakukan hal ini, semangat kamu akan bertambah dan kamu akan termotivasi untuk lebih cepat menghilangkan kebiasaan burukmu.

2.Ubah Pola Pikir

Kesulitan dalam menghilangkan sebuah kebiasaan dikarenakan sulitnya mengubah gaya hidup dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Terlebih lagi jika pemikiran kamu tentang menghentikan kebiasaan buruk terlalu dalam dan terfokus, sehingga kamu merasa terbebani dan membuatmu semakin depresi. Agar perubahan ini benar-benar terjadi, kamu harus mulai mengubah cara pandang atau pola pikir kamu pada sesuatu yang kamu hadapi sekarang. Di mana hal tersebut masih berkaitan dengan tujuan perubahan kamu.

3.Ingat Tujuan Hidup.

Salah satu tips yang paling efektif dan paling mudah dilakukan adalah selalu mengingat tujuan kamu hidup di dunia ini.

Gunakan kalender atau catatan kecil yang ditempel pada barang-barang (yang setiap saat kamu lewati) seperti kulkas, cermin, dan sebagainya.

4.Minta Bantuan Orang Terdekat.

Seberapa pun sulitnya menghilangkan kebiasaan buruk, itu akan menjadi lebih mudah bila kamu mendapat dukungan dari orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman, atau pasangan.

Katakan pada mereka bahwa kamu ingin sekali mengurangi kebiasaan negatif yang selama ini kamu jalani. Minta bantuan pada mereka untuk mewujudkannya. Tapi dengan satu syarat, kamu juga harus berusaha keras dan mendengarkan dukungan mereka.

5.Lakukan Bersamaan dengan Kebiasaan Baik.

Kebiasaan-kebiasaan kecil sering kali dilakukan tanpa sadar, seperti lupa mematikan kompor, lupa meletakkan kacamata, lupa menyisir setelah mandi, dan sebagainya. Tindakan-tindakan tersebut sulit untuk dicegah. Solusi terbaiknya adalah dengan menambahkan kebiasaan baru di atas kebiasaan lama tersebut.

6.Beri Perhatian Lebih.

Tips terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menghentikan kebiasaan buruk yaitu memberi perhatian lebih terhadap diri sendiri. Dengan memperhatikan hal-hal kecil yang terjadi pada diri sendiri, kamu akan cenderung lebih peka dengan pemicu-pemicu yang hadir membawa kebiasaan buruk itu.

Hargai setiap perjuangan yang dilakukan. Setelah berhasil mendapatkan progress, dalam artian kebiasaan buruk tersebut hilang perlahan-lahan, maka saatnya 100 persen untuk memberikan reward kepada diri sendiri agar lebih produktif.

Tak perlu menunggu terjadinya perubahan secara drastis. Walaupun sedikit, yang penting kebiasaan buruk itu mulai pudar, maka pujilah diri karna Kamu pantas mendapatkan penghargaan setelah berusaha keras.

Menggunakan Masker Bikin Keren 100 Persen

Sobat cegah, hampir tujuh bulan dunia harus menghadapi covid-19. Musuh bersama yang terus mengintai di sekitar kita. Banyak dari kita kemudian mengalami dampaknya, ada yang pergi meninggalkan dunia, ada yang harus berpisah dengan keluarganya, ada yang harus menahan lapar karena usahanya gulung tikar ataupun kena PHK besar-besaran, ada pula yang harus tegar atas stigma dari berbagai sudut pandang.

Lalu kontribusi apa yang bisa kita berikan ditengah situasi seperti ini?

Jangan kecil hati ya sobat cegah .. banyak hal yang bisa kita lakukan, salah satunya yaitu tetap pakai masker kemana dan dimanapun kita berada. Menggunakan masker akan membuat kita keren 100 persen, karena hal paling mendasar dari pencegahan penyebaran virus corona ini adalah dengan menggunakan masker.

Masker memiliki beragam jenis dan fungsi penggunaannya. Ada masker yang hanya bisa digunakan sekali pakai, namun ada pula yang bisa digunakan berulang-ulang. Yuk kenali berbagai masker dan fungsinya menurut WHO!

1. Masker Kain

Selain saling jaga jarak di tempat umum, warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan juga untuk menggunakan masker kain. Masker kain melindungi penggunanya dari droplet, namun belum mampu melindungi kita dari partikel udara (airbone). Masker jenis ini memiliki efektifitas filtrasi pada 3 mikron 10% hingga 60%. Selain itu, masker ini bisa digunakan secara berulang, dengan syarat dicuci dulu.

2. Masker N-95

Masker N-95 merupakan salah satu pelindung atau penyaring partikel yang berbahaya bagi pemakainya. Namun, masker N95 hanya bisa berfungsi untuk kotoran dan debu saja, tidak untuk gas dan uap. Meski begitu, masker N-95 mampu melindungi penggunanya dari droplets, partikel airbone dan memiliki efektifitas 0,1 mikron 10 hingga 95%.

3. Masker Bedah

Masker yang satu ini adalah masker yang mudah ditemukan di toko atau apotek-apotek terdekat. Biasanya, masker bedah berwarna hijau atau biru. Masker bedah memiliki fungsi untuk menjaga pemakainya dari tetesan partikel besar atau percikan air dari mulut seseorang. Namun, belum mampu melindungi terhadap partikel airbone. Masker bedah memiliki efektifitas filtrasi 0,1 mikron 10 hingga 95%.

Jadi, sobat cegah .. apapun maskernya jangan lupa selalu dipakai saat kita keluar rumah ya! Kita juga bisa desain masker sendiri dan menjadikannya masker kain, masker yang ajan bikin kita keren 100 persen untuk peduli kesehatan diri dan patuh akan protokol kesehatan. Yuuuk .. pakai masker!

Kecerdasan Emosi Remaja dengan Pola Hidup Sehat 100 Persen

Kalimat kecerdasan emosi pasti sering kita dengar, kecerdasan emosi biasanya kita artikan dengan kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosi sehingga dapat mengoptimalisasikan kemampuan dirinya. Emosi berhubungan dengan perubahan fisiologi dan juga berbagai pikiran sehingga emosi menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu kecerdasan emosi menjadi salah satu faktor pola hidup (15 Faktor yang Mempengaruhi Emosi Pada Remaja, Bernadet Maress)

Ada begitu banyak masalah yang berhubungan dengan perkembangan dan pertumbuhan, ini berkaitan dengan masalah penyesuaian diri dengan lingkungan, sesama masyarakat dan juga kepada orang dewasa yang berada disekitar. Biasanya pada remaja saat ini untuk mengendalikan emosinya, yang ditandai dengan ketidakstabilan emosi dan penuh dengan gejolak. (15 Faktor yang Mempengaruhi Emosi Pada Remaja, Bernadet Maress)

Dengan menjalankan pola hidup sehat, kecerdasan emosi bisa terkendali, karena asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh dapat membuat emosi tempramen remaja terkendali. Dengan sendirinya, remaja dapat berpikir dengan akal sehatnya dalam bertindak. Tempramen bisa diartikan sebagai suasana hati yang menjadi ciri kehidupan emosional seseorang.

Jadi mulai dari sekarang, mari para remaja, lakukanlah pola hidup sehat 100 persen, sehingga kita dapat mengendalikan emosi kita. Jadilah remaja yang lebih banyak melakukan aktifvitas yang bermanfaat, daripada selalu mengendalikan emosi dalam bertindak. Selalu berpositif thinking. Hidup sehat 100 persen, sadar, sehat, produktif dan bahagia.

#hidup100persen

#cegahnarkoba

#bnnpdkijakarta

 

Pentingnya Support System Untuk Pengembangan Diri 100 Persen

Pernah dengar istilah support system sebelumnya? Istilah ini merujuk pada sistem dukungan sosial yang berisi beberapa orang yang kamu percayai sebagai tempat menyampaikan keluh kesah dan tempat mencari bimbingan dan mendukung kamu 100 persen sepenug hati. Support system biasanya adalah keluarga dan teman-teman terdekat. 

Melansir Very Well Mind, support system menjadi komponen kunci dari hubungan yang solid dan kesehatan psikologis yang kuat. Mereka adalah orang pertama yang kamu temui saat menghadapi krisis pribadi dan membutuhkan bantuan segera. Mereka adalah orang-orang yang ingin kamu ajak untuk menghabiskan waktu bersama. Hubungan ini memainkan peran penting dalam cara kamu bertindak dalam kehidupan sehari-hari, dan pastinya untuk pengembangan diri sendiri. 

Psikolog dan profesional kesehatan mental lainnya sering mengatakan, support system yang kuat adalah hal yang penting untuk dimiliki. Ketika mencoba mencapai tujuan atau menghadapi krisis, para ahli sering kali memohon agar kamu bersandar pada teman dan keluarga untuk mendapatkan dukungan. Penelitian yang dipublikasikan American Psychological Association menunjukkan, ada hubungan kuat antara hubungan sosial dan berbagai aspek kesehatan dan kesejahteraan.

Dukungan sosial yang buruk telah dikaitkan dengan depresi dan kesepian. Hal ini terbukti meningkatkan risiko depresi, bunuh diri, penyalahgunaan alkohol dan obat terlarang, dan perubahan fungsi otak. Begitu pentingnya support system yang kuat untuk kesehatan, oleh karena itu kamu harus membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang di sekitar kamu.

Kini kamu sudah paham pentingnya support system bagi kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan. Lantas, bagaimana sih mereka bisa memberikan dampak positif untuk kamu, bahkan mendukung pengembangan diri. Begini penjelasannya:

  • Mendorong Pilihan dan Perilaku yang Positif. Partisipasi dalam kelompok sosial memiliki pengaruh normatif pada perilaku. Mereka memengaruhi seseorang untuk menjalani gaya hidup sehat. Di luar itu, mereka dapat mendorong kamu untuk lebih disiplin, lebih sabar, lebih teliti, sebagainya demi pengembangan diri. Jika support system kamu tidak mendukung kamu melakukan hal-hal tersebut, itu bisa membuat kesuksesan jadi lebih sulit diraih. Sementara jika teman dan keluarga menawarkan dukungan dan dorongan, kamu jauh lebih mungkin untuk menemukan atau mencapai tujuan hidupmu. 
  • Mereka Membantu Hadapi Stres. Tidak hanya mendorong menjadi lebih baik, dukungan sosial juga akan membantu seseorang mengatasi stres. Stres terbukti memiliki konsekuensi kesehatan yang serius, mulai dari penurunan kekebalan imun hingga peningkatan risiko penyakit jantung. Dengan berada di sekeliling orang-orang yang peduli dan suportif, mereka membantu untuk menghadapi situasi sulit yang kamu hadapi. Support system yang baik juga membantu mengurangi konsekuensi gangguan mental akibat trauma termasuk PTSD.
  • Support System Dapat Meningkatkan Motivasi. Hubungan sosial dapat membantu orang untuk tetap termotivasi ketika mencoba mencapai tujuan mereka. Orang yang berusaha menurunkan berat badan atau berhenti merokok sering menemukan bahwa menjalin hubungan dengan orang yang juga aktif menjalankan hidup sehat juga akan membantumu mencapai tujuan yang sama. Berbicara dengan orang-orang yang mengalami pengalaman yang sama juga dapat menjadi sumber dukungan, empati, dan motivasi untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.

Itulah pentingnya support system sebagai pengembangan diri sendiri 100 persen. Jadi, luangkan waktu berharga bersama mereka yang sudah setia bersama kamu, ya.

5 Buku Self Improvement yang akan Membuatmu Sadar 100 Persen

Sobat cegah ngerasa nggak sih? Makin kesini tuntutan society tiba-tiba menjadi penting untuk diwujudkan. Harus kuruslah agar terlihat cantik, harus posting traveling atau makanan enaklah untuk terlihat bahagia. Hmm .. mungkin waktunya kita untuk kembali memberi asupan yang baik untuk hati dan pikiran dengan lebih sering membaca buku. Nah, cobain deh baca buku-buku di bawah ini, supaya bikin kita sadar kalau hidup tidak melulu tentang ‘terlihat’ bahagia.

1. The Subtle Art of Not Giving A F*ck – Mark Manson (Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat)

Ada banyak hal dalam hidup yang tidak perlu kita pedulikan atau kita beri perhatian. Seperti yang bisa kita tangkap dari judulnya, buku ini menunjukkan mengapa sebaiknya kita hanya mempedulikan hal-hal yang memang penting saja. Kebanyakan dari masalah dan stres yang kita alami itu berasal dari pikiran kita yang mempedulikan hal-hal yang salah.

Buku ini juga mengajarkan kita untuk berhenti mencoba selalu positif setiap saat. Sebaliknya, kita justru harus menyadari dan menerima hal negatif yang ada dalam hidup agar kita lebih lega dan bahagia. Ingat, kita masih manusia yah sobat cegah! Kalau sedih, ya nangis ajah! Kalau senang, ya ketawa! Kalau capek, boleh istirahat! Bahagia kan juga perlu naik turun, nggak selalu harus datar.

2. The Alchemist – Paulo Coelho

Nah, buku selanjutnya adalah The Alchemist, salah satu buku Paulo Coelho yang paling terkenal. Buku ini adalah buku yang cocok untuk kamu para pemimpi. Sebuah buku spiritual yang membuatmu sadar bahwa hidup ini adalah petualangan, dan untuk meraih mimpimu, kamu membutuhkan kosistensi dan keberanian untuk menggapainya.

Buku ini mempercayai law of attraction, yaitu jika kamu menginginkan sesuatu, semesta akan bekerja sama untuk membantumu meraihnya. Duh .. jadi makin semangat mewujdukan mimpi!

3. Filosofi Teras

Filosofi Teras adalah sebuah buku pengantar filsafat stoa atau stoisisme yang dibuat khusus sebagai panduan moral anak muda. Buku ini ditulis untuk menjawab permasalahan tentang tingkat kekhawatiran yang cukup tinggi dalam skala nasional, terutama yang dialami oleh anak muda. Jauh dari kesan filsafat sebagai topik berat dan mengawang-awang, Filosofi Teras justru bersifat praktis dan relevan dengan kehidupan Generasi Milenial dan Gen-Z masa kini.  Secara garis besar, buku ini berisi cara untuk tetap tenang dan menerima apa saja hal yang diluar kendali kita.

4. What I Know For Sure – Oprah Winfrey

Sobat Cegah pasti nggak asing dong sama nama Oprah Winfrey, sosok yang dikenal inspiratif dan punya power dalam memengaruhi kehidupan dunia. Oprah seakan memiliki kekuatan di dalam kata-katanya untuk menyentuh hati dan membuat kita merasa kalau dia ada di samping kita. Seperti seorang Ibu, ia mampu menenangkan dan menghangatkan hati siapa pun yang membaca buku ini.

Ada banyak sekali pelajaran hidup yang bisa kita petik dari buku ini, seperti belajar untuk bersyukur, melakukan hal-hal yang kita senangi dalam hidup, jangan membiarkan rasa takut mengontrol diri, hingga ajakan untuk menemukan dan melakukan tujuan hidup.

5. Kamu Terlalu Banyak Bercanda – Marchela FP

Buku selanjutnya adalah buku KTBB (Kamu Terlalu Banyak Bercanda) karya Marchela FP, buku kedua setelah NKCTHI (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini) yang sempat membuat generasi milenial maupun gen-Z mau kembali membaca buku dalam bentuk cetak.

Buku ini adalah kumpulan catatan Awan (karakter utama dalam NKCTHI dan KTBB) tentang perasaan-perasaan negatifnya. Dalam rentang 10 tahun dalam alur cerita yang diciptakan Awan ini, kita membayangkan pada hari-hari kelabunya ia akan mengambil alat tulis dan catatan hariannya, lantas menumpahkannya pada catatan harian. Membacanya, kita seperti mengintip buku harian seseorang.

Catatan-catatan ini memang cenderung terasa abstrak. Tema-tema besar tiap catatannya bisa kita tangkap, tapi kita tidak bisa masuk dan mengetahui secara lebih dalam apa yang terjadi pada Awan ketika catatan itu ditulis. Memang mungkin sengaja begitu. Supaya gambaran-gambaran perasaan itu bisa lebih mudah dipahami atau dicerna sesuai dengan pengalaman personal pembaca. Sejak awal membaca, kita juga bisa mengganti tokoh Awan menjadi diri kita sendiri.

Nah, sobat cegah! Percaya atau enggak, setiap kali kita mulai membaca sebuah buku yang ‘baik’ pada halaman akhir dan kata maupun kalimat terakhir akan menghadirkan kesadaran ataupun rasa yang seringnya menjadi nutrisi baru bagi kita dalam menjalani hidup. Yuuk baca buku untuk sadar 100 persen!

Olahraga Ringan di Pagi Hari Menjadikan Tubuh Sehat 100 Persen

Sobat cegah, hal pertama apa yang kamu lakukan ketika bangun tidur? Udara pagi yang masih segar dan bersih sangat baik untuk kesehatan kamu. Olahraga secara umum baik dilakukan kapan saja, tetapi olahraga ringan yang dilakukan di pagi hari akan memberikan kamu energi dan semangat tambahan untuk beraktivitas sehari-hari. Selain itu, olahraga juga dapat memperlancar peredaran darah lho sobat cegah. Nah, olahraga ringan apa saja sih yang bisa dilakukan di pagi hari?

1. Stretching

Aktivitas fisik ini sangat mudah untuk dilakukan, tetapi mempunyai manfaat yang besar bagi tubuh. Stretching atau peregangan biasanya dilakukan sebelum olahraga dan dilanjutkan dengan pemanasan. Otot-otot di tubuh akan menjadi elastis, dan dapat mengurangi risiko cedera. Selain itu, stretching juga berdampak baik bagi kesehatan fisik dan mental.

2. Berjalan Kaki

Berjalan kaki merupakan aktivitas murah dan mudah yang bisa kamu lakukan setiap hari. Berjalan kaki akan lebih menyehatkan jika dilakukan di pagi hari, karena tubuh akan mendapat asupan vitamin D dari sinar matahari yang baik untuk kesehatan. Banyak manfaat yang akan kamu dapat dari berjalan kaki, seperti meningkatkan energi, memperbaiki postur, meningkatkan sistem imun, mengurangi stres.

3. Jogging

Jogging merupakan jenis olahraga kardio yang populer dilakukan oleh banyak orang. Olahraga kardio dapat meningkatkan kesehatan jantung jika rutin dilakukan. Jogging bisa dilakukan seorang diri atau bersama dengan teman-teman dan keluarga. Beberapa manfaat dari jogging seperti memperbaiki mood, membentuk otot tubuh, mengurangi stres, menyehatkan kulit, dan lain-lain.

4. Bersepeda

Dilansir dari popbela.com, bersepeda merupakan olahraga sekaligus kegiatan rekreasi. Dengan udara yang segar dan bersih di pagi hari, bersepeda menjadi lebih nyaman, selain itu kamu juga bisa menikmati pemandangan di sekitar. Banyak manfaat yang akan kamu peroleh dari bersepeda, di antaranya menyehatkan jantung, menambah kreativitas, mengurangi stres, dan juga meningkatkan sistem imun. Terlebih, bersepeda di masa kini sedang menjadi trend yang menambahkan keseruan dalam melakukan aktivitas satu ini.

5. Yoga

Yoga merupakan jenis aktivitas yang bermanfaat untuk kesehatan fisik, mental, dan juga spritual sepanjang hari. Latihan yoga sebaiknya dilakukan di pagi hari dalam kondisi perut masih kosong. Jika kamu tidak sempat melakukannya di pagi hari, yoga bisa dilakukan kapan saja tapi usahakan perut dalam kondisi kosong.

Jadi, sobat cegah .. walaupun magnet kasur terasa kencang untuk menarik diri kembali terlelap. Yuuuk .. lawan dengan berolahraga untuk hidup sehat 100 persen!

Agar Tubuh Bugar 100 Persen, Santap 6 Makanan ini Setiap Hari

Konsumsi makanan sehat setiap hari sangat direkomendasikan untuk mencukupi kebutuhan gizi harian. Hal ini sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan karena pilihan makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi setiap hari ada banyak ragamnya. Tapi berdeda dengan yang mempunyai segudang kesibukan hingga lupa untuk memikirkan asupan dan akhirnya tubuh tidak 100 persen saat menjalai aktivitas. Yuk mulai sekarang sadar kan kesehatan dengan mengkonsumsi makanan berikut :

Sayuran Hijau

Sayuran menjadi makanan yang harus dikonsumsi setiap hari, supaya tubuh menjadi sehat. Hal ini dikarenakan sayur mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat untuk diet tiap harinya. Tentunya sayuran hijau dapat dikombinasikan dengan berbagai makanan lainnya.

Kacang-kacangan

Selain enak, kacang-kacangan juga cocok untuk camilan saat beraktivitas. Ternyata kacang mengandung banyak antioksidan, yang bisa membantu tubuh membersihkan diri dari kerusakan sel. Selain itu, kacang juga mengandung banyak omega 3 yang bagus untuk kecerdasan.

Telur

Telur menjadi makanan yang bisa diolah jadi apa saja dan tetap bergizi, karena mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh. Jangan lupa, telur juga mampu meningkatkan kadar kolesterol yang baik untuk tubuh. Makanan sehat ini juga menjadi sajian yang pas untuk diet.

Alpukat

Salah satu buah yang sangat disarankan dikonsumsi sehari-hari adalah alpukat. Selain menjadi sumber lemak yang baik, alpukat juga cocok digunakan sebagai makanan diet. Apalagi bagi yang suka buah, alpukat menjadi camilan yang menyenangkan.

Oat

Ternyata oat juga menjadi kategori makanan sehat yang harus disantap setiap harinya. Selain memiliki banyak manfaat kesehatan, oat juga dapat menurunkan kolesterol karena kandungan serat sehatnya. Oat juga cocok untuk dikonsumsi dengan makanan apa saja.

Ikan

Pecinta seafood, harus bertahan karena ikan merupakan salah satu makanan sehat yang harus dikonsumsi setiap harinya. Mulai dari omega 3, minyak ikan hingga nutrisi lainnya, dapat dirasakan manfaatnya ketika mengonsumsi ikan. Jangan lupa juga, ikan merupakan sumber baik untuk vitamin D yang dapat meningkatkan daya ingat.

Konsumsi makanan sehat sangat berkontribusi dalam membangun tubuh yang sehat 100 persen, bahkan lebih dari olahraga. Jadi, mulailah mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang demi menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Agar tidak bosan, konsumsilah makanan sehat dengan jenis yang berbeda setiap harinya atau kombinasikan macam-macam makanan tersebut agar nutrisi yang didapat juga lebih beragam.

Selain mengonsumsi makanan sehat, perlu juga disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti memperbanyak konsumsi air putih, beristirahat yang cukup, dan rutin berolahraga. Jika perlu, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan saran mengenai makanan sehat dan pola hidup yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Kenali Akibat Penyalahgunaan Narkoba dan Ciri-Ciri Khas Pengguna Narkoba

Pengertian umum narkoba:

Narkotika dan Obat-obatan terlarang (NARKOBA) atau Narkotik, Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA) adalah bahan / zat yang dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan / psikologi seseorang (pikiran, perasaan dan perilaku) serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi.

Skenario umum:

Seseorang bereksperimen menggunakan zat adiktif bermaksud untuk mencoba sekali saja untuk “pengalaman”. Dia tahu, bahkan paham bahwa terlepas dari pemakaian narkoba jangka pendek atau jangka panjang selalu menghasilkan konsekuensi dan itu berbahaya. Keinginan mencoba sekali ternyata kenikmatan efek euphoria narkobat menimbulkan hasrat untuk menggunakannya lagi dan lagi, sampai pada kondisi ketidakberdayaan untuk menghentikan dan berusaha keluar dari pengaruh zat adiktif.

Mengenal berbagai akibat narkoba:

Akibat narkoba juga tergantung pada jenis narkoba yang digunakan, seberapa banyak yang telah dikonsumsi, dalam jangka waktu berapa lama, kondisi kesehatan orang itu sendiri, maupun faktor lainnya. Ketika seseorang menyalahgunakan narkoba dalam jangka Panjang, ia juga akan mengalami kertergantungan.

Ketergantungan:

Akibat narkoba, bisa membuat seseorang menjadi ketergantungan. Namun perlu diketahui bahwa, tidak semua orang yang mengonsumsi narkoba akan merasakan ketergantungan selama zat berbahaya dalam narkoba belum merusak sel-sel otak.Kerusakan sel otak ini lah yang akan mengakibatkan ketergantungan dan juga dapat menimbulkan dampak narkoba lainnya. Kondisi ini juga akan membuat penderita sulit menghentikan pemakaian narkoba, bahkan ketika mereka berusaha keras untuk berhenti dari penggunaan barang haram tersebut.

Perubahan sel saraf otak:

Seseorang yang mengonsumsi narkoba secara berulang dan dalam jangka waktu yang panjang akan memicu perubahan sel saraf dalam otak, yang kemudian akan mengganggu komunikasi antar sel saraf. Bahkan, dalam kondisi yang kronis, setelah konsumsi narkoba dihentikan, efek tersebut akan menetap dalam jangka waktu yang cukup lama.

Daya ingatan menurun:

Dampak perubahan sel saraf otak, dapat menyebabkan daya ingat menjadi menurun atau bahkan kehilangan ingatan. Hal ini dikarenakan jenis obat-obatan asam gamma-hidroksibutirat dan rohypnol dapat mengakibatkan efek sedakif atau mengantuk, perubahan perilaku, koordinasi tubuh terganggu, kebingungan hingga melemahnya daya ingat seseorang.

Kehilangan keseimbangan tubuh:

Beberapa jenis narkoba dapat mempengaruhi saraf otak dan organ keseimbangan di telinga, sehingga tubuh dapat mengalami gangguan keseimbangan. Hal ini dikarenakan otak bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan gerakan. Oleh karena itu, seorang pencandu narkoba tidak diperbolehkan untuk mengemudi.

Halusinasi:

Akibat narkoba juga bisa membuat orang mengalami perubahan kesadaran atau halusinasi. Hal ini tentu akan membuat pengguna narkoba menjadi sulit untuk melakukan aktivitas, mengikuti pelajaran, dan sulit untuk konsentrasi. Efek ini biasanya dirasakan saat menggunakan narkoba dan beberapa jam setelah mengonsumsinya. Pengguna narkoba cenderung kesulitan untuk fokus dan sulit untuk mengambil keputusan.

Penyakit jantung

Narkoba terdapat beberapa jenis sehingga efek yang ditimbulkan pada jantung pun berbeda-beda. Secara umum, penyalahgunaan narkoba dapat memberi efek peningkatan frekuensi denyut jantung, irama jantung tidak teratur, penyempitan pembuluh darah, dan peningkatan tekanan darah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan aliran darah ke otot jantung yang akhirnya mengakibatkan serangan jantung.

Dehidrasi:

Dehidrasi ternyata juga merupakan salah satu efek dari penyalahgunaan narkoba. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya cairan dalam tubuh dan biasanya diikuti dengan ketidakseimbangan elektrolit dalam darah. Dehidrasi dapat memicu kondisi lain yang dapat membahayakan tubuh seperti hilang konsentrasi, serangan panik, bahkan hingga kejang.

Kematian:

Selain dapat memicu berbagai penyakit di atas, akibat narkoba yang paling fatal adalah dapat menyebabkan kematian. Kerusakan saraf di otak dan kegagalan organ untuk berfungsi dapat menjadi dampak dari narkoba yang secara langsung memberikan efek buruk pada tubuh hingga meningkatkan berbagai risiko penyakit hingga kematian.

Adapun kumpulan ciri-ciri tersebut berasal dari riset BNN.  Berikut ini adalah 53 ciri pengguna narkoba yang juga dapat diakses di situs Humas BNN di www.bnn.go.id:

  1. Jika diajak bicara jarang mau kontak mata
  2. Bicara pelo/cadel
  3. Jika keluar rumah sembunyi-sembunyi
  4. Keras kepala/susah dinasehati
  5. Sering menyalahkan orang lain untuk kesalahan yang dia buat
  6. Tidak konsisten dalam berbicara (mencla-mencle)
  7. Sering mengemukan alasan yang dibuat-buat
  8. Sering berbohong
  9. Sering mengancam, menantang atau sesuatu hal yang dapat menimbulkan kontak fisik atau perkelahian untuk mencapai keinginannya
  10. Berbicara kasar kepada orangtua atau anggota keluarganya
  11. Semakin jarang mengikuti kegiatan keluarga
  12. Berubah teman dan jarang mau mengenalkan teman-temannya
  13. Teman sebayanya makin lama tampak mempunyai pengaruh negatif
  14. Mulai melalaikan tanggung jawabnya
  15. Lebih sering dihukum atau dimarahi
  16. Bila dimarahi, makin menjadi-jadi dengan menunjukan sifat membangkang
  17. Tidak mau memedulikan peraturan di lingkungan keluarga
  18. Sering pulang lewat larut malam
  19. Sering pergi ke diskotek, mal atau pesta
  20. Menghabiskan uang tabungannya atau selalu kehabisan uang
  21. Barang-barang berharga miliknya atau milik keluarga yang dipinjam hilang dan sering tidak dilaporkan
  22. Sering merongrong keluarga untuk meminta uang dengan berbagai alasan
  23. Selalu meminta kebebasan yang lebih
  24. Waktunya di rumah banyak dihabiskan di kamar sendiri atau kamar mandi
  25. Jarang mau makan atau berkumpul bersama keluarga
  26. Sikapnya manipulatif
  27. Emosi tidak stabil atau naik turun
  28. Berani berbuat kekerasan atau kriminal
  29. Ada obat-obatan, kertas timah, bong (botol yang ada penghisapnya) maupun barang-barang aneh lainnya (aluminium foil, jarum suntik, gulungan uang/kertas, dll), bau-bauan yang tidak biasa (di kamar tidur atau kamar mandi)
  30. Sering makan permen karet atau permen mentol untuk menghilangkan bau mulut
  31. Sering memakai kacamata gelap dan atau topi untuk menutupi mata telernya
  32. Sering membawa obat tetes mata
  33. Omongannya basa-basi dan menghindari pembicaraan yang panjang
  34. Mudah berjanji, mudah pula mengingkari dengan berbagai alasan
  35. Teman-teman lamanya mulai menghindar
  36. Pupusnya norma atau nilai yang dulu dimiliki
  37. Siklus kehidupan menjadi terbalik (siang tidur, malam melek/keluyuran)
  38. Mempunyai banyak utang serta mengandalkan barang-barang atau menjual barang-barang
  39. Bersikap aneh atau kontradiktif (kadang banyak bicara, kadang pendiam sensitif)
  40. Paraniod (ketakutan, berbicara sendiri, merasa selalu ada yang mengejar
  41. Tidak mau diajak berpergian bersama yang lama (keluar kota, menginap)
  42. Sering tidak pulang berhari-hari
  43. Sering keluar rumah sebentar kemudian kembali ke rumah
  44. Tidak memperbaiki kebersihan/kerapihan diri sendiri (kamar berantakan, tidak mandi)
  45. Menunjukan gejala-gejala ketagihan (demam, pegal-pegal, menguap, tidak bisa tidur berhari-hari, emosi labil)
  46. Sering meminta obat penghilang rasa sakit dengan alasan demam, pegal, lisu, atau obat tidur dengan alasan tidak bisa tidur
  47. Mudah tersinggung
  48. Berubah gaya pakaian dan musik yang disukai
  49. Meninggalkan hobi-hobi yang terdahulu
  50. Motivasi sekolah menurun (malas berangkat sekolah, mengerjakan PR, atau tugas sekolah)
  51. Di sekolah sering keluar kelas dan tidak kembali lagi
  52. Sering memakai jaket (untuk menutupi bekas suntikan, kedinginan, dll)
  53. Sering menunggak uang sekolah atau biaya-biaya lainnya

 

Berprestasi Tanpa Mengkonsumsi Narkoba

Realita Generasi Millenial: Masa remaja merupakan suatu periode penting dari rentang kehidupan, suatu periode transisional, masa perubahan, masa usia bermasalah, masa dimana individu mencari identitas diri, usia menyeramkan, masa unrealism dan ambang menuju kedewasaaan. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Oleh karena itu, apabila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka masa depan mereka akan hancur. Dampak penyalahgunaan narkoba antara lain gangguan fisik, mental dan moral, berupa penurunan produktivitas, pola pikir, kesulitan dalam pengambilan keputusan, keluhan dalam hal penglihatan, pendengaran, maupun kerusakan organ tubuh.

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba: Program P4GN bidang pencegahan mempunyai tugas melaksanakan kebijakan teknis P4GN dengan arah kegiatan yaitu mendekatkan layanan informasi program P4GN bidang pencegahan kepada masyarakat dengan melakukan tugas seperti wahana diseminasi, sosialisasi dan pembentukan kader. Menjadi perhatian BNN dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan pembaharuan dalam bentuk edukasi atau kampanye agar semakin efektif untuk mendukung upaya anti narkoba. Edukasi/ kampanye yang di programkan P4GN ini cakupannya semaksimal mungkin meliputi seluruh Indonesia. Tehnik edukasi/ kampanye tersebut disesuaikan dengan karakteristik wilayahnya (perkotaan, desa hingga daerah terpencil).

Program Rekomendasi:

Adapun hal yang dapat ditingkatkan dimasa mendatang adalah BNN menyusun kurikulum yang terstandar dan secara kontinyu disosialisasikan untuk menambah wawasan bagi setiap anggota BNN, khususnya bagi para penyuluh; BNN dapat mengembangkan fungsi diklat di beberapa daerah, untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan pelatihan berdasarkan regional; Memperkuat metode, inovasi, cakupan (intesifikasi dan ekstensifikasi) kampanye anti-narkoba dalam rangka pembentukan persepsi masyarakat tentang bahaya narkoba; BNN harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan melakukan komunikasi publik secara terus menerus, baik melalui media konvensional (televisi, radio, majalah, dll) maupun internet dan sosial media (website, facebook, twitter, instagram, dll); Peningkatan kapasitas SDM yang belum sepenuhnya memenuhi dan sesuai dengan standar kompetensi yang dibutuhkan, baik di pusat dan daerah; Meningkatkan peran institusi Pendidikan dalam mengembangkan ketrampilan psikologis dan pendidikan anti narkoba; Promosi kesehatan/ kampanye/ edukasi masuk hingga ke unit terkecil masyarakat, mulai dari keluarga, RT/RW, juga organisasi terkecil dalam masyarakat. Meningkatkan peran masyarakat dalam inovasi dan pendidikan anti narkoba sehingga mampu mengawasi dan mengendalikan proses interaksi dalam lingkungan sekaligus menciptakan ketahanan diri warga.

Berprestasi tanpa Narkoba: Dengan upaya penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada siswa-siswi sejak dini adalah bagian mewujudkan generasi berprestasi tanpa narkoba, supaya generasi berikutnya bisa memiiki prestasi akademik yang bagus tanpa harus terjerumus dengan narkoba, cara ini juga merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki prilaku pergaulan di zaman modern yang mengarah hedonisme.

 Berprestasi Tanpa Mengkonsumsi Narkoba

Penyalahguna Narkoba Berujung Terpapar HIV/AIDS

Mitos atau Fakta?

Para pengguna narkoba jenis apapun berpeluang besar (rentan) terjangkit virus HIV/AIDS, pasalnya seseorang yang kecanduan narkoba cenderung melakukan kegiatan seks bebas berganti-ganti Pasangan bahkan melakukan seks menyimpang.

Apa Kaitan Antara Penggunaan Narkoba dan HIV?
Penggunaan narkoba (NAPZA) suntikan dan alkohol adalah faktor besar dalam penyebaran infeksi HIV. Di luar Afrika, penggunaan narkoba suntikan bertanggung jawab untuk sepertiga infeksi HIV yang baru. Alat-alat yang dipakai secara bergantian untuk memakai narkoba dapat membawa HIV dan hepatitis virus, dan penggunaan narkoba dan alkohol juga dikaitkan dengan hubungan seks secara tidak aman. Penggunaan narkoba dan alkohol juga dapat berbahaya untuk orang yang memakai terapi antiretroviral (ART). Kepatuhan pada pengobatan tampaknya lebih sulit untuk pengguna narkoba, dan narkoba jalanan dapat berinteraksi secara gawat dengan obat antiretroviral (ARV). Terapi pemulihan ketergantungan narkoba dan alkohol dapat mengurangi risiko terinfeksi HIV.

Suntikan dan Infeksi:
Infeksi HIV menyebar secara mudah bila orang memakai alat suntik secara bergantian dalam penggunaan narkoba. Penggunaan alat bergantian juga menularkan virus hepatitis B, virus hepatitis C, dan penyakit gawat lain. Darah yang terinfeksi terdapat pada semprit (insul) kemudian disuntikkan bersama dengan narkoba saat pengguna berikut memakai semprit tersebut. Ini adalah cara termudah untuk menularkan HIV karena darah yang terinfeksi langsung dimasukkan pada aliran darah orang lain. Untuk mengurangi risiko penularan HIV dan hepatitis, jangan memakai alat suntik apa pun secara bergantian, dan sering cuci tangan. Membersihkan alat-alat serta kulit di daerah suntikan. Mengikuti tindakan untuk mengurangi dampak buruk (harm reduction) penggunaan narkoba. Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa HIV dapat bertahan hidup selama sedikitnya empat minggu dalam semprit bekas pakai. Bila kita harus memakai alat suntik bergantian, kita dapat mengurangi risiko infeksi dengan membersihkannya sebelum orang yang berikut memakainya. Bila mungkin, memakai semprit milik sendiri dan tidak memakainya bergantian dengan orang lain. Semprit ini tetap harus dibersihkan karena bakteri dapat bertumbuh di dalamnya. Cara yang paling efektif untuk membersihkan semprit adalah dengan memakai air bersih dulu, kemudian pemutih, dan akhirnya bilas dengan air bersih. Coba keluarkan semua darah dari semprit dengan cara dikocok secara keras selama 30 detik. Pakailah air sejuk karena air panas dapat menyebabkan darah menjadi beku. Untuk membunuh sebagian besar HIV dan virus hepatitis, biarkan pemutih dalam semprit selama dua menit penuh. Tidak dapat dijamin bahwa semua HIV dan virus hepatitis akan dibunuh dengan pembersihan. Selalu memakai semprit baru bila mungkin.

Penggunaan Narkoba dan Hubungan Seks Tidak Aman:
Untuk banyak orang, narkoba dan seks saling berhubungan. Pengguna narkoba dapat menawarkan seks untuk narkoba atau uang untuk membeli narkoba. Beberapa orang mengaitkan seks tidak aman dengan penggunaan narkoba. Penggunaan narkoba, termasuk metamfetamin (shabu) dan alkohol, meningkatkan kemungkinan orang tidak akan melindungi dirinya saat berhubungan seks. Seseorang yang ‘menjual’ seks untuk narkoba mungkin mengalami kesulitan untuk membatasi apa yang dia akan lakukan. Penggunaan narkoba dan alkohol dapat mengurangi angka penggunaan kondom dan praktek seks aman yang lain. Sering kali, pengguna narkoba berganti-ganti pasangan seksual. Perilaku ini meningkatkan risiko terinfeksi HIV atau infeksi menular seksual (IMS) lain. IMS dapat meningkatkan risiko tertular atau menularkan HIV.

Penutup:
Secara umum pengguna narkoba memiliki prilaku yang berbeda dengan manusia lain pada umumnya. Ini disebabkan adanya ketergantungan terhadap narkoba. Jika persediaan narkoba habis seseorang akan membelinya lagi, ini butuh dana yang relative banyak. Bagi pengguna yang tidak punya uang akan ambil jalan pintas seperti berhutang, menipu, mencuri, prilaku tersebut dengan kondisi nekat dan terpaksa, apalagi kalau dosis nya sudah tinggi dan setiap harinya meningkat rutin pakai indikasi kearah jalan pintas untuk mendapatkan uang sangat besar sekali. Dalam hal ini kaitan nya dengan HIV/AIDS cukup besar karena orang yang sedang menggunakan narkoba muaranya ke sex bebas.

Hubungi Kami

184

callcenter@bnn.go.id
JL. M.T. Haryono No. 11, Cawang,
Kramat Jati, Jakarta Timur 13630,
Indonesia

Website Cegah Narkoba BNN

Copy link