Select Page

Postingan Compilation

Semua konten yang ada di REAN.id menjadi karya bersama dan menjadi kontribusi dalam kampanye Pencegahan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Konten REAN.id diharapkan mampu menjadi pioneer dalam semua kalangan pada umumnya dan remaja pada khususnya untuk memahami bahwa BERKARYA nggak perlu NGEDRUGS!

Semua Postingan

Mengenal Norma Kesopanan dan Normal Lainnya Dalam Masyarakat

Norma secara hakikat adalah kaidah atau petunjuk hidup yang memengaruhi tingkah laku manusia dalam hidup bermasyarakat. Salah satu jenis norma yaitu norma kesopanan.

Norma Kesopanan adalah jenis norma yang ada di lingkungan masyarakat yang asalnya dari adat istiadat, budaya, atau nilai-nilai masyarakat. Secara hakikat norma kesopanan adalah aturan hidup bermasyarakat tentang tingkah laku yang baik dan tidak baik, patut dan tidak patut dilakukan.

Norma kesopanan biasanya berlaku dalam suatu lingkungan masyarakat atau komunitas tertentu.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai norma kesopanan, ada baiknya memahami lebih dahulu mengenai norma. Norma yaitu aturan atau ketentuan yang mengatur kehidupan warga masyarakat. Norma juga dijadikan sebagai panduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku.

Norma berlaku dalam lingkungan masyarakat dengan aturan tidak tertulis. Masyarakat secara sadar mematuhi norma tersebut. Karena norma merupakan aturan tak tertulis banyak orang yang belum menaati norma dan aturan, contohnya seperti melanggar lalu lintas, tidak berpamitan kepada orang tua, dan melanggar aturan agama.

Melansir dari laman Direktorat SMP Kemendikbud, berikut adalah tujuan dan macam-macam norma di masyarakat.

Tujuan Norma

Norma bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Norma juga dibuat agar jika terjadi perbedaan kepentingan setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat tidak menimbulkan terjadinya perselisihan, konflik, maupun perpecahan dalam masyarakat.

Macam-macam Norma di Masyarakat

Di dalam masyarakat terdapat empat jenis norma yang berlaku. Berikut adalah penjelasannya:

1. Norma Agama

Norma agama adalah sekumpulan peraturan hidup manusia yang ajarannya berasal dari wahyu Tuhan, kemudian disampaikan kepada umat manusia melalui rasul. Contoh norma agama adalah tidak membunuh, tidak melakukan kekerasan terhadap sesama, dan membantu orang yang membutuhkan.

2. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang bersumber dari suara hati nurani manusia. Peraturan hidup ini berisikan bisikan kalbu dan suara hati nurani manusia. Contoh norma kesusilaan adalah jujur dalam berkata, berbicara baik, dan mengenakan pakaian yang sesuai dengan tempat dan situasi.

3. Norma Kesopanan

Norma kesopanan adalah norma yang berkaitan dengan pergaulan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Norma Kesopanan ialah jenis norma yang ada di lingkungan masyarakat yang asalnya dari adat istiadat, budaya, atau nilai-nilai masyarakat.

Contohnya seperti berpamitan dengan orang tua sebelum pergi, menghargai orang yang lebih tua, dan santun dalam bertutur kata.

4. Norma Hukum

Norma hukum adalah norma yang berisikan peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat. Norma hukum dibuat oleh badan-badan resmi negara memiliki sifat memaksa sehingga perintah dan larangan dalam norma hukum harus ditaati oleh masyarakat.

Jika dilanggar, sanksinya cukup tegas. Contoh norma hukum ialah menaati rambu lalu lintas, taat membayar pajak, dan tidak berbuat tindakan kriminal.

Jadi norma kesopanan ialah jenis norma yang ada di lingkungan masyarakat yang asalnya dari adat istiadat, budaya, atau nilai-nilai masyarakat.

Isi Kemerdekaan Dengan War On Drugs

“Jangan Tanyakan Apa yang Negara Berikan Kepadamu,
Tapi Tanyakan Apa yang Kamu Berikan Kepada Negaramu”

Kata-kata tersebut diucapkan oleh mantan presiden amerika serikat ke 35 John  Fitzgerald Kennedy. Kalimat tersebut bisa diartikan sebagai kewajiban setiap warga negara agar memiliki kontribusi dalam membangun bangsa yang kita cintai.

Saat ini kita sedang memperingati kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke 76. Usia yang sudah sangat matang bagi sebuah bangsa yang memiliki jumlah penduduk lebih dari 275 juta orang dan memiliki ribuan pulau yang terbentang dari sabang sampe merauke dengan aneka kekayaan budaya dan etnis.

Bagaimana mengisi kemerdekaan indonesia?

Berdasarkan Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 menyebutkan bahwa tujuan pembentukan negara Indonesia yaitu (I) melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia; (2) memajukan kesejahteraan umum; (3) mencerdaskan kehidupan bangsa; dan (4) ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Pasca kemerdekaan, Indonesia memiliki banyak permasalahan yang membutuhkan partisipasi masyarakat untuk diselesaikan. Dari sekian banyak permasalahan tersebut, penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu masalah krusial yang hadapi bangsa indonesia dalam rangka menggenapi cita-cita kemerdekaan. Tujuan pembentukan Indonesia diatas memiliki kaitan erat dengan masalah penyalahgunaan narkoba.

Persoalan penyalahgunaan narkoba menjadi menjadi permasalahan tersendiri bagi bangsa ini karena jumlah penyalahguna narkoba cukup tinggi dan melibatkan generasi muda. upaya pencegahan, rehabilitasi dan pemberatasan terus dilakukan oleh BNN dan Kepolisian, namun seolah tak ada abisnya narkoba tetap tumbuh subur.

Dengan semakin maraknya penyalahgunaan narkoba maka akan semakin banyak masyarakat khusus generasi muda yang terancam masa depannya, selain itu narkoba juga berdampak pada menurunnya sumber daya manusia narkoba menyerang syaraf otak yang menjadi kunci pembangunan sumber daya manusia. Penyalahgunan narkoba juga berkontribus besar terhadap peningkatan tindakan kriminal.

Oleh karena itu setiap warga negara wajib untuk berperan aktif guna mencapai tujuan pembentukan negara sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Pada momentum peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke 76 Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak seluruh masyarakat indonesia untuk perang melawan narkoba (War On Drugs). Perang dalam hal ini BNN bukan mengajak masyarakat untuk angkat senjata atau main hakim sendiri, akan tetapi dengan Berani Menolak penyalahgunaan narkoba, Berani Rehab dan membantu korban penyalahguna narkoba untuk ikut rehabilitasi gratis serta Berani Melaporkan peredaran gelap narkoba yang terjadi dilingkungan sekitar.

Tiga hal tersebut (Berani Tolak, Berani Rehab dan Berani Lapor) adalah bentuk kongkrit dari pengisi kemerdekaan. Itulah konsep yang perlu kita suarakan terus menerus kepada seluruh warga negara Indonesia sehingga menjadi gerakan massal. Dengan demikian kita akan mencapai Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Untuk mendukung hal tersebut, BNN telah menyiapan portal pelaporan di https://boss.bnn.go.id/. Boss merupakan singkatan dari BNN One Stop Service yang khusus disiapkan untuk melayani masyarakat dan juga sebagai pusat pelaporan yang aman dan nyaman.

Melalui portal tersebut  masyarakat bisa  mendaftar untuk mendapat layanan rehabilitasi gratis, permohonan pengujian tes urine, permohonan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba, pengaduan, informasi edukasi, konsultasi hukum, dan pengujian laboratorium.

Karena telah menyerang segala lapisan masyarakat, strata sosial dan pendidikan bahkan segala profesi dan juga rentang usia, maka mau tidak mau, suka tidak suka, seluruh elemen bangsa harus bergerak dan melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Aksi nyata tidak boleh ditunda-tunda!!!.

Bersih Covid, Bersih Narkoba

Berdasarkan Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pada Rabu 18 Agustus 2021 yang tersebar di 34 Provinsi Indonesia jumlah pasien positif covid-19 mengalami penambahan sebanyak 15.768 kasus baru dan penurunan 15.154 kasus aktif. Membuat akumulasi total kasus baru di Indonesia menjadi 3.908.247 dan total kasus aktif saat ini sebanyak 343.203.

Tidak ada cara lain untuk melawan virus yang belum ada obatnya ini selain mengikuti vaksinasi. Vaksin dipercaya adalah cara paling ampuh untuk melindungi diri dari virus tersebut.

Selain itu vaksin jelas menjadi harapan paling baik untuk menekan angka penularan virus corona yang semakin tak terkendali. Inilah mengapa vaksin corona menjadi vaksin wajib untuk setiap lapisan masyarakat.

Sobat, meskipun sudah divaksin, sobat tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya, kekebalan yang didapat dari vaksin baru optimal setidaknya satu bulan setelah sobat mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua.

Jadi, sobat tetap perlu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Itulah tadi beberapa hal yang perlu kamu ketahui seputar vaksin COVID-19. Kalau sudah waktunya vaksin, segera daftarkan diri.

Sementara itu sobat juga perlu Bersih Narkoba, pasalnya narkoba sangat berbahaya bukan hanya pada perilaku dan kondisi psikis penggunanya. Narkoba juga bisa membahayakan kesehatan tubuh secara umum, bahkan bisa menimbulkan gangguan yang sifatnya permanen pada beragam organ tubuh. Dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini pengguna narkoba juga rentan terinfeksi virus corona karena memiliki imun tubuh yang lemah.

Cara paling tepat agar terhindar dari bahaya narkoba adalah dengan tidak mengonsumsinya sama sekali.

Namun, jika Anda atau kerabat Anda sudah terlanjur mengonsumsi narkoba, terlebih jika sudah menjadi pecandu, penanganan dalam bentuk rehabilitasi sangatlah diperlukan.
Pemerintah Indonesia melalui Badan Narkotika Nasional sudah menyediakan layanan rehabilitasi bagi para pecandu narkoba secara gratis. Dan sobat tidak perlu ribet untuk mendapatkan layanan rehabilitasi di BNN. Sobat tinggal melaporkan diri melalui portal https://boss.bnn.go.id/

Identitas pelapor akan dijaga oleh BNN sebagai bentuk perlidungan terhadap korban penyalahguna narkoba.

Semoga pandemi ini cepat berlalu dan tentu sobat semua bersih dari penyalahgunaan natkoba.. Salam sehat tanpa narkoba..

Pengertian War On Drugs yang Perlu Sobat Ketahui

Secara bahasa, War on Drugs bermakna perang melawan narkoba. Tagline tersebut digaungkan pertama kali oleh Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon pada tahun 1971. Dia mencanangkan program tersebut sebagai bagian dari kampanye global untuk melarang narkoba dan perdagangan narkoba illegal di Amerika Serikat.

Hal yang sama juga terjadi di Portugal. Dilatarbelakangi oleh krisis narkoba yang terjadi dinegara tersebut pada dekade 1980-an di mana orang menyuntik heroin mudah ditemui di pinggir jalan, peningkatan kejahatan dan overdosis, bahkan infeksi HIV mencapai angka tertinggi di Uni Eropa. Oleh karena itu portugal menggaungkan war on drugs yang menekankan pada aspek pencegahan dan rehabilitasi.

Dekriminalisasi pengguna narkoba terbukti mampu pengurangan jumlah overdosis dan pelajar yang menggunakan narkoba, serta pencegahan HIV AIDS menjadi target utama kebijakan War on Drugs mereka. Masalah narkoba ditegaskan sebagai masalah kesehatan masyarakat, bukan perkara kejahatan.

Selama hampir dua dekade terakhir, Portugal berhasil mengurangi pengguna heroin sejumlah dua pertiga dari seluruh penggunanya. Selain itu, angka kematian akibat narkoba menurun drastis.

Bagaimana dengan di Indonesia? Kita patut bersyukur ketika Kepala BNN RI, Dr. Petrus Reinhard Golose di berbagai kesempatan menunjukkan bahwa War on Drugs sejatinya mengedepankan keseimbangan semua aspek, baik pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan, maupun pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Untuk itu, Kepala BNN RI menegaskan setting desa sebagai fokus utama War on Drugs melalui program Desa bersinar. Desa Bersinar adalah salah satu program yang diharapkan mampu menurunkan angka penyalahgunaan narkoba menuju Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). Pada program desa bersinar mencakup banyak aspek seperti adanya Relawan dan penggiat anti narkoba, agen pemulihan dan mengawasan ketat terhadap perdaran gelap narkoba.

Dasar pemikiran dari program ini adalah membentengi masyarakat dalam lingkup terkecil yakni desa agar memiliki ketahanan terhadap bahaya narkoba. Apabila Desa bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba maka Indonesia juga akan Bersih Narkoba.

BNN saat ini dibawa komando mantan Kapolda Bali ini juga memprioritaskan aspek pencegahan dengan meningkatkan aspek ketahanan diri masyarakat dan remaja melalui program meningkatan Soft Skill dan Teman Sebaya yang dilaksanakan oleh jajaranan BNN ditingkat Provinsi dan BNN Kabupaten dan Kota. Diharapkan melalui kegiatan tersebut masyarakat terutama generasi muda memiliki sikap yang tegas untuk menolak penyalahgunaan narkoba. Keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat tak luput dari perhatian BNN. Orang tua dibekali dengan keterampilan mengenali potensi anak agar menjauhkan mereka dari penyalahgunaan narkoba.

War On Drugs yang digaungkan oleh BNN bukan mengajak masyarakat untuk angkat senjata dan main hakim sendiri dalam menyikapi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, melainkan mengajak masyarakat untuk membetengi dirinya dan keluarga serta membantu aparat penegak hukum dalam menindak penjahat narkoba.

YUK, UPGRADE DIRIMU!

Sobat cegah, salah satu kunci sukses berkarier adalah jangan pernah membiarkan diri diam ditempat. Kita harus punya motivasi dan keyakinan untuk maju. Namun, tak cuma motivasi kita juga harus punya skill untuk memadai. Ini tak hanya didiamkan begitu saja, kita harus mengatur dan meningkatkan kemampuan diri sendiri secara efektif. Upgrade kemampuan atau skill akan membuka kesempatan lebih besar untuk meraih posisi puncak, juga akan menjaga kita terdepak akibat persaingan di kantor.

Intinya, jangan cepat puas dan carilah cara untuk meningkatkan kualitas profesionalisme. Tak ada yang akan menikmati hasilnya selain diri sendiri, kok sobat cegah. Nah, berikut adalah beberapa trik untuk upgrade skill dilansir dari etraining.id:

1. Nilailah diri sendiri

Sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita mengawalinya dengan menilai kinerja diri. Penilaian harus obyektif dan realistis. Jika kita merasa kinerja kita belum maksimal, nilailah seperti itu. Ambillah kertas, kemudian tuliskan poin-poin tugas apa saja yang kita hadapi di kantor. Lalu, tanyakan pada diri sendiri, seberapa jauh mampu menangani poin-poin tersebut.

2. Terus belajar

Pahamilah bahwa karier profesional merupakan sebuah proses di mana kita memiliki kesempatan untuk mengikutinya terus menerus. Jadi, gunakan kesempatan ini untuk menguasai kemampuan profesional. Kerjakan semua tugas dengan sebaik-baiknya, ikuti aturannya, cari tahu kelebihan dan kelemahan proses yang diikuti, dan seterusnya. Dengan demikian, kita akan mampu menjalankan semua tugas kita dengan baik, saat ini dan di masa datang.

3. Be responsible

Meskipun berada dalam naungan sebuah perusahaan, kita yang akan menentukan karier. Jadi, bertanggungjawablah dan pastikan bahwa kita mengambil semua peluang untuk meningkatkan skill profesional diri. Jangan lewatkan kesempatan dalam memperoleh tawaran untuk mengikuti training, seminar, atau keanggotaan sebuah asosiasi profesional. Tak perlu ragu untuk ikut dan bergabung karena skill pun akan semakin jaya.

4. Jangan lupakan teknologi

Sobat cegah, istilah ‘segalanya ada dalam genggaman’ adalah sebuah kunci upgrade diri di era digitalisasi ini. Ada banyak sekali situs atau jaringan sosial yang bisa kita buka dan membantu meningkatkan skill diri. Cara paling mudah adalah mencarinya di Google. Kita juga bisa bergabung dengan komunitas-komunitas di Facebook atau Twitter. Yuk sobat cegah, mulailah membuka diri!

5. Ciptakan jaringan

Sisihkan dulu urusan kantor. Kini, saatnya untuk bersosialisasi dan menciptakan jaringan di luar kantor. Kita bisa bergabung dengan komunitas profesional di luar posisi karier, namun bisa meningkatkan kualitas kinerja kita. Contohnya, jika kita seorang akuntan, tak ada salahnya bergabung dengan komunitas bursa. Yakinlah, ilmu dan jaringan yang kita peroleh dan bina di komunitas itu akan sangat membantu karier di kemudian hari.

Jadi, sobat cegah .. yuuuk mulai upgrade diri demi kualitas hidup yang lebih baik!

Frozen Honey sedang Viral di Tiktok, Aman untuk Kesehatan?

Ada saja tran TikTok yang tak banyak orang mengikutinya, mulai dari acar bawang dan belakangan ini sedang viral  makan madu beku alias frozen honey. Madu yang dibekukan dapat dimakan layaknya permen langsung dari botol.

Sejak saat itu, tren memakan madu beku atau #FrozenHoneyChallenge kemudian bermunculan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Madu juga terkenal sebagai makanan yang sehat, jadi mungkin beberapa orang berpikir memakannya dalam jumlah banyak berarti semakin sehat. What could go wrong? Namun, para ahli memperingatkan bahaya memakan madu beku bagi kesehatan.

1. Manfaat madu untuk kesehatan

Bukan rahasia kalau madu memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan. Dilansir Everyday Health, madu memiliki kandungan antioksidan dan prebiotik. Prebiotik berguna untuk bakteri baik dalam usus sehingga mendongkrak sistem imun, sedangkan antioksidan dikatakan dapat mencegah penyakit jantung.

Selain itu, madu dikatakan sebagai makanan terbaik setelah olahraga. Karena madu mengandung gula yang tinggi yang dikonversi jadi karbohidrat, mengonsumsinya setelah berolahraga dapat mengisi kembali glikogen otot. Hasilnya, otot jadi lebih cepat pulih setelah bekerja intens.

2. Makan madu beku = makan banyak permen sekali lahap

Madu memang berkhasiat. Namun, bila dikonsumsi terlalu banyak (terutama dalam kasus frozen honey), ini malah akan jadi bumerang. Ini karena madu kaya akan gula (17 gram per 21 gram per 1 sendok makan) dan kalori (304 kalori per 1 sendok makan).

Ahli gizi asal Chicago, Amerika Serikat (AS), Amanda Izquierdo, mengatakan bahwa berdasarkan “Pedoman Gizi Rakyat Amerika Serikat (AS) 2020-2025”, asupan gula harusnya di bawah 10 persen dari asupan kalori harian. Akan tetapi, tren madu beku malah melewati standar tersebut.

3. Terdapat risiko hiperglikemia dan hipoglikemia

Kalori dan gula yang terakumulasi pada madu beku yang kemudian dimakan begitu saja dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak (hiperglikemia). Konsumsi gula memang dapat membuat seseorang aktif, sebuah fenomena yang disebut sugar rush. Namun, menurut ahli gizi dan penulis buku Smartee Plate, Jennifer Glockner, kadar gula yang melonjak biasanya akan “terjun bebas” dalam waktu 2-3 jam, sehingga menyebabkan hipoglikemia. Hal ini yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Karena dapat mendongkrak kadar gula darah, para ahli tidak menyarankan pasien diabetes untuk meniru tren frozen honey tersebut. Amanda menyarankan konsumsi protein dan lemak untuk mengimbangi naiknya kadar gula.

4. Gangguan pencernaan setelah makan madu beku

Madu diketahui bertindak sebagai prebiotik untuk bakteri baik di usus, sehingga baik untuk pencernaan. Meski memengaruhi kadar gula dalam darah, satu sendok teh madu dikatakan dapat membantu penyakit refluks asam lambung. Akan tetapi, bagaimana bila madu dikonsumsi berlebihan dengan dibekukan layaknya permen? Beberapa pengguna TikTok yang mencoba tren ini mengeluhkan gangguan pencernaan.

5. Kesimpulan: silakan mencobanya, tetapi tidak perlu satu botol juga

Tren madu beku yang dimakan layaknya permen langsung dari botolnya memang terlihat menarik untuk dicoba. Akan tetapi, kamu harus mewaspadai risiko gangguan pencernaan dan masalah pada gula darah akibat kadar gula dan kalori tinggi pada madu, terutama bila dikonsumsi sebotol penuh seperti yang viral di TikTok.

Sebaiknya konsumsilah madu secara bijak. Bila ingin mencoba membekukannya, cukup tuangkan sedikit ke cetakan es, tidak perlu satu botol sekaligus. Apalagi bila kamu gemar ngemil permen atau makanan maupun minuman yang manis-manis, baiknya tren frozen honey ini tidak perlu diikuti. Jangan sampai kamu jatuh sakit dibuatnya! Salam sehat tanpa narkoba! 

Perang Melawan Mental Breakdown? Kamu Harus Lakukan ini!

Mengalami mental breakdown atau keadaan dimana seseorang merasa sedang sangat terpuruk bisa terjadi pada siapa saja. Terutama orang dewasa yang semakin banyak memiliki tuntutan hidup. Keadaan ini bisa dirasakan ketika kamu terus menerus mengalami tekanan. Kamu merasa bahwa hidupmu tidak lebih baik dari kebanyakan orang di usiamu yang memiliki segala kelebihan.

Tetapi ingat, hidup akan terus berjalan dan kamu harus bisa menghadapi keadaan tersebut. Saatnya mempunyai ketahanan diri dengan kamu perang melawan Mental Breakdown agar kamu bisa Perang Melawan Narkoba yang mengintai saat kamu down.

1. Tutup semua akun media sosialmu

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan menutup seluruh akun media sosialmu. Jangan pernah membuka media sosial sampai kamu yakin bahwa kamu sudah benar-benar merasa lebih baik. Membuka media sosial akan membuatmu lebih banyak membandingkan diri dengan kehidupan orang lain.

Alih-alih ingin bersenang-senang, membuka media sosial akan semakin memperparah keadaanmu. Kamu akan menjadi semakin terpuruk melihat kesenangan, pencapaian dan kelebihan orang lain dibanding dengan dirimu.

2. Sebisa mungkin cerita dengan orang yang paling kamu percaya

Salah satu cara yang dirasa ampuh untuk mengurangi beban hidup adalah dengan bercerita. Kamu bisa mencurahkan isi hatimu pada orang yang benar-benar kamu percaya. Meski mungkin orang tersebut tidak bisa banyak membantu, setidaknya kamu tidak melewatinya sendirian.

Percayalah bahwa dengan bercerita kamu bisa sedikit merasa lega dan terobati. Di saat seperti ini juga kamu akan menemukan siapa teman sejati yang ada di saat kondisi terburukmu.

3. Kurangi berinteraksi dengan teman

Saat sedang mengalami mental breakdown, lebih baik kamu mengurangi aktivitas yang mengharuskanmu bertemu banyak orang, ngobrol atau bertemu dengan teman. Kamu butuh waktu untuk menyendiri dan merenungi apa yang sedang kamu lalui.

Bertemu banyak orang akan membuatmu lelah untuk menjelaskan mengapa kamu terlihat berbeda dari biasanya. Hal ini juga bisa menghindarimu dari menunjukkan kelemahanmu pada orang yang mungkin akan senang melihatmu seperti itu.

4. Jangan banyak berpikir, lakukan saja apa yang kamu sukai

Yap, jangan terlalu banyak berpikir dan menimbang untuk melakukan apa yang kamu suka. Saat kamu sedang terpuruk, kamu butuh sesuatu untuk membangkitkan kembali semangat hidupmu.

Kamu harus menemukan caramu sendiri untuk bisa semangat kembali. Misalnya dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai. Misalnya dengan jalan-jalan sendiri, karaoke sendiri atau makan dan minum apa yang kamu suka dan sebagainya.

5. Lebih mendekatkan diri kepada Tuhan

Cara paling ampuh dan utama saat sedang tidak baik-baik saja tentu dengan mendekatkan diri pada Tuhan. Kamu bisa berdoa sampai hatimu merasa lega, mengadukan nasibmu dan meminta jalan keluar pada-Nya. Kamu hanya perlu percaya bahwa apa yang terjadi padamu saat ini adalah yang terbaik. Akan selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa, jadi jangan pernah menyalahkan keadaan apalagi takdir.

Ketahanan diri saat mengalami berbagai permasalahan bisa berbeda-beda. Jika kamu mengalami mental breakdown. Segera atasi dan yakin kamu pasti bisa melalui semuanya dengan baik. Jangan mendiagnosis sendiri apa yang kamu alami, segera hubungi ahli jika perlu bantuan.

Narkoba dimasa Pandemi Meningkat, Masyarakat Harus Berani Tolak, Berani Lapor dan Berani Rehab

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen. Pol. DR. Petrus R Golose menyatakan terjadi peningkatan jumlah Barang Bukti (BB) narkoba yang disita BNN selama masa pandemi covid 19. Ia mengatakan barang bukti narkoba yang disita saat ini oleh jajarannya mengalami peningkatan yang signifikan.

Petrus R Golose mengatakan terjadi peningkatan demand dari masyarakat. Salah satu penyebabnya menurut Petrus adalah mungkin karena work from home banyak drugs abuse from home ujarnya.

Sejalan dengan hal itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sheila Natalia dan Sahadi Sumaedi (2020), menunjukkan bahwa bahaya penggunaan narkotika dimasa pandemi Covid-19 menjadi dua kali lipat, melebihi pada saat kondisi normal sebelum pandemi. Manurut hasil penelitian tersebut, salah satu faktor penyebabnya adalah stress yang dialami seseorang akibat perubahan situasi sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Dalam masa pandemi covid 19 ini menurut Petrus Golose sindikat narkoba terus berusaha mengedarkan barang haram narkoba kepada masyarakat. Apalagi dampak dari pandemi covid 19 banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan pendapatan sehingga mudah sekali untuk dibujuk oleh sindikat narkoba untuk mencoba menggunakan narkoba.

Padahal mengonsumsi narkoba dimasa Pandemi Covid 19 justru sangat berbahaya bagi kesehatan karena berpengaruh pada imun tubuh yang semakin menurun. Dengan demikian para pengguna narkoba akan lebih rentan dengan berbagai macam penyakit termasuk terpapar virus covid 19.

Mengapa Narkoba Justru Meningkat dimasa Pandemi?

Mungkin banyak orang akan berpikir bahwa dimasa pandemi covid 19 ini bisnis barang haram narkoba akan mati. Faktanya tidak, bisnis haram ini justru terus mencari cara agar narkoba sampai ketangan penggunanya.

Banyak cara mereka pakai untuk menjual narkoba mulai dari menjualnya secara online sampai dengan mengedarkan secara konvensional (melalui jasa kurir). Korbanya bukan saja masyarakat biasa tetapi juga para artis atau selebritis.

Sementara itu kementrian tenaga kerja (Kemnaker) menyebut ada 29,4 juta orang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah itu termasuk mereka yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dirumahkan tanpa upah hingga pengurangan jam kerja dan upah.

Hal tersebut tentu saja menimbulkan persoalan diantaranya pendapat masyarakat yang menurun bahkan hilang. Akibatnya banyak masyarakat yang stress. Stress ini yang kemudian dimanfaatkan oleh sindikat narkoba untuk merayu dan menawarkan narkoba kepada masyarakat. Masyarakat yang tidak mampu mengelola stress dengan baik akan lebih mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Masyarakat diminta untuk berani menolak penyalahgunaan narkoba agar imun tubuh tetap kuat saat menghadapi pandemi covid 19. Selain itu masyarakat dihimbau tidak mudah percaya dengan mitos atau bujukan teman atau sindikat narkoba. Terus fokus pada pekerjaan dan mengisi waktu luang dengan hal positif bersama keluarga.

Masyarakat juga harus mengantisipasi peningkatan jumlah pecandu narkoba dimasa pandemi ini dengan melaporkan hal-hal yang mencurigakan disekitar lingkungan untuk proses oleh penegak hukum. Laporan dapat melakukan melalui website BNN https://boss.bnn.go.id

Selain itu bagi masyarakat yang terlanjur menjadi pengguna narkoba baik aktif maupun coba-coba untuk melaporkan diri kepada BNN setempat atau melalui website dan media sosial milik BNn untuk mendapat layanan rehabilitasi secara gratis.

Oleh karena itu kita harus mewaspadai peningkatan tersebut dengan membentengi diri kita sendiri dan keluarga (berani menolak) dari penyalahgunaan narkoba serta melaporkah hal-hal yang mencurikan kepada pihak berwajib. Sementara itu bagi masyarakat yang terlanjur menjadi pecandu narkoba agar melaporkan diri kepada BNN setempat untuk mendapat layanan rehabilitasi secara gratis.

Kehilangan indra Penciuman dan Perasa saat terpapor Covid 19 Ternyata Pertanda lho

Ada beberapa gejala umum yang alami ketika terpapar virus covid 19. Gejala tersebut antara lain, demam, radang tenggoroka, diare dan kehilangan indra penciuman atau perasa.

Jika terpapar covid 19  dan mengalami gejala hilangnya indra penciuman dan perasa, jangan khawatir karena itu pertanda baik. Ini menurut dokter dan ahli ya…

Hal tersebut berdasarkan penelitian Internasional, di awal tahun 2021, bahwa temuan gejala anosmia atau hilangnya indra penciuman merupakan salah satu indikator baik dari terpaparnya virus corona.

Dilansir dari Times of India melalui Kompas.com, menurut ahli mereka percaya bahwa kehilangan penciuman dan pengecapan serta penurunan nafsu makan merupakan pertanda baik dari covid 19.

Alasannya karena gejala itu dapat melindungi orang dari gejala mematikan lainnya seperti serangan pernapasan dan peradagangan.

Ahli juga mengatakan, terinfeksi Covid-19 dengan gejala anosmia bearti mereka telah melindungi diri dari serangan pernapasan yang parah, biasanya dimulai minggu ke-2 saat terinfeksi Covid-19.

Bahkan banyak dokter yang mengatakan, orang yang terpapar covid 19 dengan gejala gastrointestinal seperti kram dan diare mungkin hanya menderita bentuk ringan saja.

Menurut dokter India yang telah bekerja untuk memetakan tanda dan gejala covid 19pasien dengan bentuk penyakit sedang atau parah yang memerlukan perawatan ICU di rumah sakit, jarang melaporkan mengalami gejala anosmia.

Ini menyiratkan bahwa anosmia sebagian besar merupakan pertanda yang baik dan hanya bentuk ringan dari covid 19.

“Ini menekankan betapa pentingnya menyadari gejala anosmia,” kata Alexander Wieck Fjaeldstad yang terlibat dalam salah satu penelitian seperti dilansir dari Eurekalert, 19 Januari 2021.

Menurut Fjaeldstad yang merupakan profesor di bidang penciuman dan pengecapan di Universitas Aarhus, rata-rata hilangnya indra penciutan adalah 79,7 pada skala 0-100.

“Ini menunjukkan, hilangnya sensorik yang besar,” kata dia.

Selain hilangnya indra penciuman, indra perasa atau pengecapan juga berkurang secara signifikan, menjadi 69,0 pada skala 0-100, sama seperti indra perasa yang tersisa di mulut juga berkurang, kali ini menjadi 37,3 pada skala 0-100.

“Hilangnya indra penciuman membuat kemampuan untuk merasakan aroma makanan menghilang. Ini membuat indra lainnya sulit mengenali apa yang Anda makan.

Saat indra penciuman menghilang, memasukkan makanan ke dalam mulut Anda bisa menjadi pengalaman yang jelas tidak menyenangkan,” jelas Fjaeldstad.
Sebanyak 23 kebangsaan dan lebih dari 4.500 pasien covid 19 dari seluruh dunia telah menanggapi kuesioner para peneliti.

“Studi ini menarik, baik untuk pasien yang menderita anosmia serta dokter dan peneliti yang bekerja dengan diagnostik dan tindak lanjut pada covid 19 ” ujarnya.

Begini Cara Narkoba Membuat Penggunanya Terlihat Lebih Tua

 

Publik Indonesia dikejutkan dengan penangkap artis peran Nia Ramadhani bersama suaminya karena penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Artis yang memiki banyak penggemar itu di tangkap oleh Satnarkoba Polres Jakarta Pusat pada Rabu Pagi (7/7)

Nia Ramadhani ditangkap bersama sopirnya di Pondok Pinang, Kebayoran, Jakarta Selatan dengan barang bukti berupa 0,78 gram sabu lengkap dengan alat hisap atau bong.

Kemudian dijagat dunia maya terutama media sosial viral photo Nia Ramadhani dengan wajah yang kurus dan terlihat lebih tua dari usianya.

Publik kemudian menyimpulkan bahwa hal tersebut tidak lepas dari penggunaan sabu yang dilakukan oleh sang selebritas yang juga menantu dari politisi dan pengusaha kaya Aburizal Bakrie.

Lalu bagaimana Sabu membuat pengguna terlihat lebih tua?

Sabu atau Metamfetamin adalah narkotika golongan satu dengan tingkat ketergantungan yang sangat tinggi. Sabu biasanya dipakai oleh kalangan selebritis/artis atau pengusaha dengan dalih meningkat stamina dan menghidari stress. Mereka lupa, sekali mencoba mengguna sabu maka ada resiko ketergantungan yang sangat tinggi.

Sabu adalah zat psikostimulan atau stimulator yang bisa mempengaruhi bahan kimia dalam otak dan saraf yang berkontribusi terhadap sikap hiperaktif dan kontrol impulsif.

Penggu sabu akan lebih agresif dan sulit pengontrol emosi. Penggunaan sabu dalam jangka panjang dapat menimbulkan ketergantungan dan kematian karena over dosis.

Cukup mudah membedakan pengguna sabu dengan pengguna narkotika yang lain seperti ganja. Yang paling khas dari pengguna sabu adalah penampilan fisik pengguna yang terlihat lebih tua.

Hal ini Kareba sabu menyerang struktur penting sel tubuh dan mengacaukan metabolisme tubuh penggunanya, menyebabkan kerusakan parah dan dapat bersifat permanen.

Ada beberapa penelitian yang menunjukkan, secara biologis, bagaimana sebenarnya sabu dapat mempercepat penuaan tubuh. Para peneliti menemukan bahwa zat kimia dalam metamfetamin, begitu masuk ke aliran darah dapat menyebabkan kelainan pada metabolisme lemak sel.

Bahan kimia dalam sabu memicu reaksi berantai di mana “ceramide” terbentuk di dalam tubuh. Ceramide adalah molekul pro-inflamasi yang jika jumlahnya terlalu banyak, dapat mendorong penuaan sel dan kematian.

Jadi, jika ingat tetap terlihat awet muda hindari penyalahgunaan narkoba dan terapkan gaya hidup sehat.

Buah-buahan Kaya Vitamin untuk Meningkat Imunitas Tubuh

Pandemi virus covid 19 belum juga redah. Data statistik menunjukan peningkatan jumlah masyarakat yang terpapar virus tersebut.

Pemerintah Indonesia masih terus mengimbau masyarakat untuk senantiasa menerapkan pola hidup bersih dengan rutin mencuci tangan, menjaga jarak fisik hingga meningkatkan sistem imun tubuh.

Dilansir dari halodoc.com Imun tubuh yang kuat berperan penting untuk melawan infeksi virus. Ketika memasuki tubuh, virus corona akan menempel pada dinding sel-sel saluran pernapasan dan paru-paru, kemudian masuk ke dalamnya untuk mengembangkan infeksi. Proses tersebut tentunya akan terdeteksi oleh sistem imun. Selanjutnya, sistem imun akan beraksi dengan cara mengirim sel darah putih untuk membentuk antibodi yang akan melawan virus tersebut.

Reaksi perlawanan tubuh terhadap infeksi virus corona ini akan memunculkan beberapa gejala, seperti misalnya demam. Gejala tersebut biasanya akan muncul dalam 2-14 hari, setelah virus memasuki tubuh. Pada orang yang sistem imunnya kuat, virus corona yang menginfeksi tubuh akan berhasil kalah, sehingga gejalanya pun mereda dan orang itu akan sembuh dengan sendirinya.

Dari penjelasan tadi, dapat disimpulkan bahwa memiliki sistem imun yang kuat adalah hal yang sangat penting, sekaligus kunci dalam melawan virus corona. Untuk itu, kamu perlu menaruh perhatian lebih pada upaya peningkatan sistem imun, agar terhindar dari COVID-19 dan penyakit berbahaya lainnya.

Nah, berikut cara-cara alami nan mudah yang bisa dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kekuatan sistem imun dengan mengkonsumsi buah-buahan yang kaya akan vitamin untuk melawan virus covid 19.

1. Buah jeruk

Kandungan vitamin C pada buah jeruk diyakini dapat membantu membangun sistem kekebalan tubuh. Pasalnya, vitamin C memiliki peran dalam meningkatkan produksi sel darah putih, yang merupakan kunci untuk melawan infeksi.

Hampir semua jenis buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Ada beberapa jenis buah jeruk yang bisa kamu coba, seperti jeruk bali, jeruk lemon, dan jeruk nipis.

Beberapa penelitian pun menunjukkan vitamin C dapat membantu seseorang pulih lebih cepat dari flu biasa. Meski demikian, belum ada penelitian yang secara spesifik menyebut vitamin C dapat mengobati COVID-19.

Namun, setidaknya vitamin C telah terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Buah pepaya

Selain buah jeruk, buah pepaya juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Kamu bisa menemukan dua kali lipat jumlah vitamin C yang direkomendasikan setiap hari dalam satu buah pepaya berukuran sedang.

Buah pepaya memiliki enzim yang baik untuk sistem pencernaan, yakni papain yang memiliki efek anti-inflamasi. Selain itu, buah ini juga memiliki jumlah potasium, magnesium, dan folat yang cukup, yang semuanya dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

3. Buah kiwi

Terakhir, ada buah kiwi yang bisa kamu coba untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Buah ini mengandung banyak sekali nutrisi penting, seperti folat, potasium, vitamin K, dan vitamin C.
Jadi di atas adalah beberapa buah-buahan yang bisa dikonsumsi demi meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, agar kamu tetap terhindar dari virus Corona, diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, rutin mencuci tangan,serta menjauhi kerumunan, dan juga rutin berolahraga.

Jangan Takut Lapor Karena di Lindungi Undang-Undang Narkotika

Dalam Pasal 104 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 menyebutkan, masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Salah satu peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba adalah melaporkan peredaran gelap narkoba kepada BNN maupun Polisi. Namun demikian masih banyak masyarakat yang takut untuk melapor ke Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun ke Polisi meskipun mengetahui ada orang di sekitar lingkungannya terlibat dalam peredaran gelap narkoba.

Padahal disisi yang lain masyarakat juga menyadari bahwa masalah penyalahgunaan narkoba merupakan momok yang menakutkan apabila ada anggota keluarga yang menjadi penyahguna narkoba.

Sikap diam seperti ini tentunya sangat bertentangan dengan semangat pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Indonesia. Tanpa partisipasi masyarakat maka masalah penyalahgunaan narkoba akan tumbuh subur dan korbannya adalah masyarakat itu sendiri. Melaporkan perdaran gelap narkoba adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkotika.

Sekali lagi, masyarakat tidak boleh takut karena melaporkan peredaran gelap narkoba akan dilindungi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana Undang-Undang tersebut secara tegas memposisikan pelapor sebagai pihak yang harus dilindungi.

Kita semua tentu saja mendambakan Indonesia dapat menjadi negara yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Ketika negara kita bersih dari penyalahgunaan narkoba maka para orang tua tidak lagi was was atau merasa takut anaknya menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Saat ini BNN telah menyiapkan portal https://boss.bnn.go.id/ untuk memudahkan masyarakat melaporkan kasus peredaran gelap narkotika dengan menjadi kerahasiaan pelapor. BNN akan memberikan perlindungan apabila pelapor merasa terancam.

Selain sebagai pusat pelaporan, melakui portal diatas masyarakat mendapat layanan rehabilitasi gratis, permohonan pengujian tes urine, permohonan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba, pengaduan, informasi edukasi, konsultasi hukum, dan pengujian laboratorium.

Ayo lapor ke Boss BNN

Sobat cegah, kasus narkoba semakin meningkat ni dimasa pandemi. Sobat harus waspada karena bukan tidak mungkin sobat atau keluarga bisa saja menjadi korban. Oleh karena itu sobat harus berani menolak menyalahgunaan narkoba dimasa pandemi ini.

Selain menolak penyalahgunaan narkoba, sobat juga diminta untuk melaporkan transaksi jual beli dan penyalahgunaan narkoba yang sobat ketahui.  Karena hal ini akan menyelamatkan kita semua dari penyalahgunaan narkoba yang berakibat pada masalah kesehatan yang semakin menurun.

Sobat tinggal klik https://boss.bnn.go.id/ cara sangat mudah dan tidak ribet. Sobat hanya perlu registrasi saja kemudian bisa melihat semua layanan yang terdapat disana. Boss merupakan singkatan dari BNN One Stop Service yang khusus disiapkan untuk melayani masyarakat dan juga sebagai pusat pelaporan yang aman dan nyaman.

Melalui portal tersebut  sobat bisa  mendaftar untuk mendapat layanan rehabilitasi gratis, permohonan pengujian tes urine, permohonan surat keterangan hasil pemeriksaan narkoba, pengaduan, informasi edukasi, konsultasi hukum, dan pengujian laboratorium.

Dengan adanya portal ini diharapkan dapat menjadikan BNN semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat.

Jadi sobat tunggu apa lagi segera lapor ke boss BNN agar kita semua bebas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Stres dengan Berita Covid 19? Begini saran Dokter untuk menghadapinya

 

Belakangan ini masyarak cukup dibuat stress dengan berita negatif tentang penyebaran virus covid 19. Mulai dari berita bohong (hoaks), berita pasien meninggal sampe pada obat atu vitamin yang dapat menyembuhkan virus tersebut.

Hal ini tersebut tentu saja berpengaruh pada kesehatan mental masyarakat dimana imun menjadi menurun yang kemudian mudah terpapar virus covid 19.

Dilansir dari liputan6.com, Dokter Konsulen Psikosomatik Rudi Putranto mengatakan, ada baiknya seseorang membatasi diri agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi informasi soal covid 19, khususnya yang membuat stres.

Dari badan kesehatan dunia WHO itu menganjurkan agar dapat membatasi informasi agar tidak berlebihan. Mereka menganjurkan sehari dua kali paling tidak. Ada juga yang menganjurkan kalau bisa dalam sehari 30 menit saja,” kata Rudi.

“Ini untuk menjaga kesehatan jiwa supaya hal-hal yang negatif tidak terlalu sering kita dapatkan,” kata dokter dari Divisi Psikosomatik dan Paliatif, Departemen Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo ini.

Selain itu, Rudi juga merekomendasikan orang-orang untuk tidak mengonsumsi berita-berita yang rentan menimbulkan stres hanya di waktu pagi atau sore.

“Kalau bisa dilakukan pagi atau sore.
Tidak malam, karena nanti bisa mempengaruhi waktu tidur kita,” ujarnya.

Rudi menjelaskan bahwa hal-hal yang negatif akan disimpan di otak. Apabila pikiran tersebut terjadi berulang-ulang, tubuh rentan mengalami masalah ujarnya.

“Karena yang kita dapati adalah rangsangan hormon stres yang berlebihan dan memicu denyut jantung jadi cepat, sesak napas, perut tidak enak. Termasuk ke sistem kekebalan jadi menurun, yang harusnya dalam kondisi saat ini perlu kita pertahankan.”

Menurutnya, memang stres atau cemas adalah wajar pada awalnya. Namun ia menegaskan jangan sampai kondisi itu terjadi berlarut-larut.

Maka dari itu, Sobat mengisi waktu dimasa pandemi ini dengan hal-hal yang disenangi untuk mencegah masalah stres di masa. Hai Itu bertujuan untuk bisa memperbaiki perasaan menjadi lebih tenang.

Hal-Hal yang Membuat Seseorang Merasa ‘Merdeka’

Sobat cegah, bulan Agustus identik dengan bulan Kemerdekaan. Kalau ngomongin soal merdeka, kira-kira apa saja sih yang membuat kamu merasa merdeka?

1. Bebas Berkarya

Seseorang yang diberikan kebebasn dalam berkarya merupakan satu bentuk kemerdekaan dalam meluapkan inspirasi yang tak terbatas. Seseorang sering kali merasa tidak merdeka ketika buah pikirannya terus dibatasi, dan pembatas paling bahaya adalah pembatasan dari diri sendiri. Yuk sobat cegah, merdekakan karya-karyamu!

2. Dapat Menenutukan Hidup

Nggak banyak nih sobat cegah yang bisa mendapatkan ‘kemerdekaan’ seperti ini. Merdeka dalam menentukan hidup hanya bisa dirasakan oleh mereka yang memiliki keberanian dalam membuat keputusan. Karena faktanya, masih banyak banget yang harus menjalani hidup diluar dari pilihannya. Kalau kamu gimana sobat cegah, masuk ke golongan yang sudah merdeka dalam menentukan hidup atau masih harus terus mengikuti arus kehidupan yang harus dihadapi?

3. Bebas Berpendapat

Hmm .. merdeka dalam berpendapat sebenarnya sudah bisa kita dapatkan. Namun, tetap selalu ada kata ‘tapi’ di depannya. Karena ternyata kata ‘tapi’ merupakan filterisasi dalam liarnya kata-kata yang ada dalam pikiran kita. Sampaikan apa yang ada dibenak, namun tahan dalam tenggorokan dan pilih apa yang harus dikatakan!

Kalau menurut kamu, hal apa saja nih yang membuat kamu merasa merdeka?

PPKM Asyik Ditemani Serial Netflix

Sobat cegah sudah tahu dong kalau PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 4 diperpanjang sampai dengan 9 Agustus 2021? Hmmm .. sepertinya masih belum bisa kemana-mana nih! Tapi tenang, selama harus stay di rumah dan tidak keluar kalau nggak penting-penting banget, mending leyeh-leyeh santuy sambil nonton Netflix. Nah, berikut beberapa serial Netflix yang asyik dinikmati selama PPKM!

1. LUPIN

Lupin mempunyai premis tentang pencurian yang dilakukan oleh satu orang, Assane Diop (Omar Sy), yang dilatarbelakangi pembalasan dendam atas kematian ayahnya.

Uniknya, Assane terinspirasi melakukan aksinya dari buku kisah pencurian Arsane Lupin, karya Maurice LeBlanc. Dia meniru habis strategi idolanya tersebut di dunia nyata. Seru, banget! Serial Netflix ini hanya punya lima episode di sesion pertama dan berlanjut lima episode di sesion kedua.

2. Hospital Playlist

Kisah persahabatan lima dokter Yulje Hospital sudah berlanjut di Hospital Playlist Season 2 nih sobat cegah! Pada musim keduanya, serial ini kembali akan menyajikan kisah unik para dokter dengan pasiennya. Hal paling menarik dari Hospital Playlist adalah penonton dibawa masuk untuk mengenal karakter para pasien yang terkadang membuat penonton berkata ‘iya juga yah, kadang kita begitu’.

Serial yang hangat ini cocok banget buat nemani hari-hari sobat cegah selama PPKM Level 4 ini.

3. Elite

Sobat cegah mau nonton serial Netflix remaja tentang kehidupan di lingkungan sekolah? Elite adalah salah satunya yang nggak boleh dilewatkan, gaes! Serial asal Spanyol ini mengisahkan kehidupan tiga anak remaja yang mendapatkan beasiswa di sekolahan elite setelah sekolah mereka yang sebelumnya digusur. Cerita semakin menarik ketika satu per satu konflik mulai dialami oleh ketiganya di lingkungan sekolah barunya tersebut. Mereka juga dituntut untuk mengambil keputusan tepat yang dapat mengubah masa depan.

Bukan hanya menghadirkan intrik cerita khas anak sekolah saja, serial Netflix satu ini juga turut menyajikan permasalahan sosial seperti

Nah, itulah tiga rekomendasi serial Netflix terbaik yang wajib kamu tonton di sela-sela waktu PPKM ini. Pernah nonton salah satu atau beberapa di antaranya? Apa favorit kamu?

Tips Menurunkan Kolesterol Selepas Idul Adha

Sobat cegah, meski ditengah PPKM Darurat Covid-19, Hari Raya Idul Adha tetap berlangsung dan biasanya membuat kita lupa diri dalam menyantap berbagai menu olahan daging sapi maupun kambing.

Idul Adha identik dengan tradisi makan berbagai olahan daging kurban bersama keluarga. Seperti sate kambing, gulai, tongseng, rendang dan lainnya. Momen bersantap di saat Idul Adha biasanya dapat menyebabkan makan berlebihan. Padahal ancaman kolesterol dan berat badan yang naik sudah di depan mata.

Tapi tenang sobat cegah! Bukan berarti kita tidak dapat mencegah meningkatnya kadar kolesterol dan berat badan saat Idul Adha. Yuuuk simak Tipsnya!

1. Konsumsi Sayur dan Buah
Di hari pertama setelah mengkonsumsi berbagai macam menu daging di Idul Adha adalah dengan mengonsumsi sayuran dan buah yang kaya akan nutrisi. Sayur dan buah kaya akan serat yang mempunyai efek untuk menyerap kolesterol jahat. Konsumsilah sayuran dan buah yang bervariasi setiap harinya agar tidak bosan.

2. Kurangi Asupan Makanan yang Mengandung Lemak Tidak Sehat
Kurangi asupan makanan yang mengandung lemak tidak sehat, lemak trans, dan lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah. Membatasi asupan makanan cepat saji maupun junk food adalah salah satu caranya. Di samping itu, pilihlah minyak sehat seperti minyak zaitun untuk menggantikan mentega, lalu pilih juga produk susu yang rendah lemak, serta hindari lemak dari kulit unggas dan daging.

3. Konsumsi Bawang Putih Lebih Banyak
Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. Bawang putih juga berkontribusi dalam mengencerkan darah yang pada akhirnya dapat membantu mengurangi risiko jantung.

Penelitian lain menunjukkan bahwa di beberapa negara yang mayoritas penduduknya memiliki kebiasaan makan bawang putih setiap hari diketahui mempunyai risiko penyakit jantung yang rendah.

Nah, sobat cegah .. Itulah cara cepat turunkan kolesterol tinggi selepas Idul Adha yang bisa kita terapkan secara singkat! Yuuuk di coba 🙂

 

Makanan yang Perlu Dikonsumsi Sebelum dan Sesudah Vaksin COVID-19

Apakah dalam waktu dekat kamu akan mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19 dan sedang bingung bagaimana cara mempersiapkannya?

Dilansir dari halodoc.com Pertama-tama, anda harus rileks dan hindari khawatir berlebihan. Ingat, meskipun banyak yang mengaku mengalami efek vaksin covid 19 yang bikin tidak nyaman, efek samping tersebut nyatanya bisa dicegah.

Pada dasarnya tidak ada pola makan khusus yang perlu dilakukan jika kamu hendak mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19. Namun, Center for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk mengonsumsi makanan tertentu dan yang paling penting menghindari alkohol sebisa mungkin.

Berikut adalah beberapa makanan yang disarankan untuk lebih banyak dikonsumsi menjelang dan sesudah mendapatkan vaksin COVID-19:

Konsumsi Makanan Gizi Seimbang dan Hindari Junkfood

Sebetulnya tidak ada penelitian yang cukup untuk mendukung bahwa makanan tertentu membuat vaksin COVID-19 jadi lebih efektif. Namun secara umum, makan makanan bergizi tinggi dan mengonsumsi vitamin C memang membantu sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, tidak ada bukti kuat bahwa mengonsumsi suplemen apa pun dapat membuat COVID-19 vaksin bekerja lebih baik. Vaksin COVID semuanya telah diuji pada orang yang makan makanan biasa mereka, jadi para ahli tahu mereka efektif tanpa persiapan nutrisi khusus. Kamu pun harus waspada terhadap suplemen atau produk apa pun yang mengklaim dapat meningkatkan respons vaksin.

Namun, makan sebagian besar makanan utuh seperti buah-buahan dan sayuran dan lebih sedikit makanan olahan atau junk food akan membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih baik secara umum karena peradangan dalam tubuh lebih sedikit.

Diet sehat yang dipertahankan dalam jangka panjang juga dapat meningkatkan daya tanggap kekebalan dan membantu kita melawan infeksi dengan lebih baik dan mungkin meningkatkan tanggapan kekebalan terhadap vaksinasi. Namun, jika kamu baru konsumsi makan makanan sehat pada pagi hari sebelum vaksin, masih diragukan dampaknya terhadap efektivitas vaksin.

Minum Banyak Cairan

Dokter setuju bahwa tetap cukup terhidrasi sebelum dan sesudah mendapatkan vaksin COVID-19 sangat penting. Jika seseorang cukup cairan, baik dari minum air putih atau makanan tinggi kadar air, tubuh akan berada dalam performa yang paling baik.

Jadi, sebelum dan sesudah mendapatkan vaksin, disarankan untuk minum banyak cairan. Konsumsi juga makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan sup berbasis kaldu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. CDC juga merekomendasikan minum cairan setelah vaksin, terutama jika kamu mengalami demam.

Hal yang Perlu Dihindari Selama Vaksin COVID-19

Selain makanan di atas, ada juga beberapa saran selama vaksin COVID-19, antara lain:

Jangan Vaksin dengan Perut Kosong
Tidak perlu berpuasa malam sebelum vaksin, sebab ini bisa membuat kamu pusing dan lebih mungkin pingsan jika kamu mengalami reaksi setelah vaksin.

Sebelum datang ke lokasi vaksin, pastikan sudah sarapan seperti yogurt dan buah, telur dan buah atau sarapan sehat lainnya.

Alkohol

Saat ini memang tidak ada bukti bahwa minum alkohol akan membuat vaksinasi COVID-19 kurang efektif. Juga tidak ada bukti bahwa vaksin COVID-19 tidak aman bagi individu yang mengonsumsi alkohol. Namun, CDC dan dokter menyarankan untuk menghindari alkohol sehari sebelum dan sesudah mendapatkan vaksin karena alkohol menekan sistem kekebalan tubuh dan dapat membuat dehidrasi.

Jangan Begadang atau Tidur Terlalu Larut Saat Hendak Vaksin COVID-19

Sebelum vaksin, pastikan kamu mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Tidur malam yang cukup sebelum vaksinasi sangat penting dan mungkin lebih penting daripada apa pun yang dikonsumsi pagi itu. Sebab tidur malam yang buruk dapat mengurangi fungsi kekebalan sebanyak 70 persen.  Tubuh menggunakan tidur untuk membangun kembali pertahanannya, dan kurang tidur bisa menekan sistem kekebalan tubuh.

Jika kamu mengalami efek vaksin yang mengkhawatirkan, seperti demam yang tak kunjung hilang berhari-hari atau gejala lainnya, sebaiknya segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat.

Perhatikan, 7 Makanan dan Minuman ini Dapat Melemahkan Imunitas Tubuh

 

Saat pandemi, imunitas harus selalu dijaga. Menghindari makanan dan minuman berikut harus dilakukan demi imunitas yang tetap kuat dan prima.

Menjaga kesehatan tubuh dan kekuatan imunitas masih menjadi hal penting yang harus dilakukan. Situasi pandemi Covid-19 yang masih belum mereda mengharuskan kita tetap mengencangkan sabuk pengaman untuk menjaga kesehatan tubuh sendiri.

Menerapkan pola hidup sehat dengan makan makanan bernutrisi dan menghindari makanan yang tidak baik untuk kesehatan bisa menjadi cara tepat yang dilakukan. Walaupun telah secara rutin mengonsumsi makanan padat nutrisi, tetapi menghindari makanan yang dapat merusak imunitas juga perlu dilakukan agar hasilnya efektif.

Beberapa makanan populer dikatakan berdampak buruk baik bagi imunitas maupun kesehatan secara umum. Mulai dari gula tambahan dan pemanis buatan, para ahli sangat mengecam konsumsi beberapa bahan makanan berikut ini disaat pandemi.

Dilansir menurut Healthline (22/3) berikut ini 7 makanan dan minuman yang dapat melemahkan imunitas:

1. Gula Tambahan

Membatasi asupan gula untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan dan fungsi imun harus benar-benar harus dilakukan. Makanan dengan gula tambahan secara signifikan dapat meningkatkan gula darah yang berdampak pada peningkatan inflamasi yang berefek buruk pada fungsi imunitas.

Terutama pada penderita diabetes, makanan atau minuman yang tinggi gula akan sangat berbahaya bagi kadar gula darah mereka. Selain itu penelitian juga telah membuktikan bahwa dari 562 partisipan, orang dewasa yang mengalami kenaikan gula darah diketahui memiliki respon imunitas yang lebih rendah dan tingkat inflamasi yang lebih tinggi.

2. Makanan Asin

Makanan dengan kadar garam yang tinggi bukan hanya berbahaya bagi tekanan darah tetapi juga respon imun. Konsumsi makanan yang asin atau tinggi garam ini dapat memicu inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit autoimun pada tubuh.

Salah satu penelitian memperlihatkan bahwa setelah konsumsi 12 gram garam dalam sehari, tubuh pria akan mengalami peningkatkan sel darah putih, inflamasi serta protein antiinflamasi yang berkurang. Garam juga telah terbukti akan berdampak pada fungsi imun, menekan respon antiinflamasi serta mengganggu kesehatan bakteri baik dalam usus.

3. Gorengan

Gorengan memiliki sekelompok molekul yang dikenal dengan nama advancedglycation end products atauAGEs. Molekul ini terbentuk dari gula yang bereaksi dengan protein atau lemak pada saat proses penggorengan karena temperatur yang tinggi.

AGEs diketahui dapat meningkatkan inflamasi, merusak mekanisme antioksidan, disfungsi sel tubuh serta berefek buruk bagi kesehatan bakteri baik dalam usus. Efek-efek yang ditimbulkan oleh AGEs ini sangat memengaruhi imunitas dan dapat melemahkan respon imun dengan sangat cepat.

4. Daging Olahan

Mirip seperti gorengan, daging olahan melalui proses dengan suhu tinggi. Daging olahan biasanya akan ditambahkan gula sebagai salah satu komposisinya yang kemudian akan bereaksi dengan protein ketika terpapar suhu tinggi.
Produk olahan daging juga diketahui mengandung lemak jenuh yang tinggi. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa lemak jenuh memiliki kontribusi yang tinggi terhadap disfungsi imunitas.

5. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji sudah lama dikenal dengan efek buruknya terhadap kesehatan tubuh secara menyeluruh. Konsumsi makanan cepat saji terlalu sering juga telah terbukti dapat mengganggu kekebalan imunitas untuk melindungi tubuh dari serangan virus.

Makanan cepat saji dan makanan olahan sangat berdampak pada peningkatan inflamasi, ketidak seimbangan bakteri pada usus serta efek buruk pada kesehatan imunitas. Makanan cepat saji yang dikemas dengan plastik juga dapat meningkatkan produksi inflamasi protein yang melemahkan imunitas untuk merespon patogen yang mengganggu kesehatan.

6. Karbohidrat Olahan

Makan makanan yang tinggi akan karbohidrat olahan seperti roti putih dan kue-kue tinggi gula dapat membahayakan sistem imunitas. Makanan yang tinggi indeks glikemik akibat karbohidrat olahan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin.

Ketika gula darah dan kadar insulin melonjak hal ini akan merujuk pada peningkatan produksi radikal bebas dan inflamasi protein. Sebaiknya pilih makanan dengan karbohidrat utuh seperti sayuran dengan pati, oatmeal, buah-buahan serta makanan tinggi serat lainnya.

7. Pemanis Buatan

Pemanis buatan menjadi musuh utama bagi bakteri baik di dalam usus. Pemanis buatan yang mengganggu bakteri baik di dalam usus dapat berdampak pada peningkatan inflamasi pada saluran pencernaan serta penurunan respon imunitas.

Pemanis buatan seperti sukralosa dan saccahrin bahkan terbukti dapat menyebabkan ketidaksimbangan bakteri pada usus. Hasilnya para ahli juga mengatakan bahwa pada beberapa kasus, konsumsi pemanis buatan dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan pada penyakit autoimun.

Hubungi Kami

184

callcenter@bnn.go.id

JL.M.T. Haryono No. 11, Cawang,

Kramat Jati, Jakarta Timur 13630,

Indonesia

Copy link