Postingan Compilation

Semua konten yang ada di REAN.id menjadi karya bersama dan menjadi kontribusi dalam kampanye Pencegahan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba. Konten REAN.id diharapkan mampu menjadi pioneer dalam semua kalangan pada umumnya dan remaja pada khususnya untuk memahami bahwa BERKARYA nggak perlu NGEDRUGS!

Semua Postingan

Gak Perlu Memaksa Bahagia, Ini Alasan Kamu Perlu Menikmati Kekecewaan

Kamu sering memaksa diri untuk tetap bahagia meskipun hatimu sedang tidak baik-baik saja? Percayalah bahwa hal tersebut sebenarnya gak boleh dilakukan karena hanya akan berdampak buruk bagi ketenangan hatimu. Ketika kekecewaan menguasai hati, cobalah untuk menikmatinya.

Percayalah bahwa hal tersebut pasti akan membuatmu menjadi lebih tenang. Ada beberapa alasan masuk akal yang bisa menyadarkanmu bahwa sejatinya menikmati kesedihan itu diperlukan. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut. Yuk kita bahas!

1. Ingatlah bahwa kamu memiliki kapasitas hati yang terbatas

Tidak bisa dimungkiri bahwa setiap orang pasti memiliki kapasitas hati yang terbatas. Dengan adanya hal tersebut, kamu gak boleh memaksa diri untuk tetap bahagia meskipun ada kekecewaan yang cukup mendalam. Coba rasakan bagaimana kekecewaan itu membuatmu menjadi sakit agar kamu paham seberapa batas kekuatan hatimu.

2. Terkadang kamu perlu menerima kekecewaan untuk ketenangan batin

Menerima kegagalan meskipun dengan rasa kecewa akan dapat menenangkan batinmu. Hal itu karena kamu tidak akan menolak sesuatu yang sebenarnya tidak menjadi hakmu. Kamu akan terbiasa menerima apapun hal dengan lapang dada. Dengan adanya hal tersebut, batin yang tenang pasti akan menyelimuti dirimu. Maka dari itu mulai sekarang cobalah untuk terbiasa menerima kekecewaan tanpa memaksa diri agar tetap bahagia.

3. Tidak semua masalah itu harus dihadapi dengan senyuman

Percayalah bahwa tidak semua masalah itu bisa kamu hadapi dengan senyuman. Terkadang kamu harus mau merasakan rasa sakit karena hal tersebut akan menyadarkanmu. Ketika rasa sakit itu muncul, kamu akan paham bagaimana titik terlemahmu. Kamu pasti akan terus menggali terkait solusi yang bisa ditawarkan untuk menutupi kekurangan tersebut. Maka dari itu cobalah untuk tidak memaksa tetap bahagia meskipun kekecewaan menyelimuti diri.

4. Dengan meratapi kesedihan akan membuat dirimu menjadi lebih baik

Percayalah bahwa meratapi kesedihan akan membuatmu bisa memanajemen kekecewaan dengan baik. Hal itu karena kamu sudah terbiasa menghadapi berbagai macam situasi sulit sehingga paham untuk mengatasinya. Kamu juga akan menjadi orang yang bijaksana karena tidak gegabah dalam mengambil keputusan demi ketenangan batin.

5. Terlalu memaksa bahagia hanya akan membuatmu membohongi diri sendiri

Pura-pura bahagia akan membuat dirimu menjadi semakin kacau. Sebelumnya ‘kan sudah disebutkan bahwa setiap orang perlu menerima terkait kegagalan yang mereka dapatkan. Bersedih dan kecewa terhadap hal tersebut adalah seribu kali lebih baik. Untuk apa membohongi dirimu sendiri jika hal tersebut malah akan menjadi bumerang nantinya? Maka dari itu mulai sekarang cobalah untuk tetap jujur terhadap diri sendiri meskipun situasi sedang sulit.

Itulah alasan mengapa kamu perlu menikmati kesedihan dan kekecewaan. Meskipun kedengarannya cukup aneh, namun percayalah bahwa hal tersebut akan membuatmu menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Mengenal 6 Jenis Vaksin Covid-19 yang Ditetapkan Pemerintah

Vaksinasi adalah bagian dari penanganan COVID-19 di Indonesia, selain 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun) dan 3T (Testing, Tracing, Treatment). Kementerian Kesehatan, melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/9860/2020, telah menetapkan 6 jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Keenam vaksin itu merupakan produksi dari PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc. – BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.

Dilansir dari halodoc.com, berikut 6 jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia:

1. Vaksin Merah Putih (PT. Bio Farma)
PT. Bio Farma mengembangkan vaksin corona yang diberi nama Vaksin Merah Putih. Targetnya, vaksin ini akan rampung pada 2021 dan didistribusikan pada awal 2022, setelah vaksin melalui seluruh tahap uji klinis fase I-III. Sejauh ini, Vaksin Merah Putih dikembangkan oleh sejumlah universitas dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia. Pemerintah juga terus mengawal dan mendukung proses pengembangan vaksin. Adapun bibit Vaksin Merah Putih diharapkan sudah dapat diserahkan kepada PT. Bio Farma pada 2021, lalu uji klinis akan dilakukan.

2. Vaksin Astrazeneca
Kandidat vaksin selanjutnya adalah yang dibuat oleh perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca. Adapun jenis vaksin yang dikabarkan akan digunakan oleh Indonesia adalah AZD1222. Uji coba yang dilakukan sejauh ini menunjukkan vaksin corona AstraZeneca memiliki keefektifan yang cukup tinggi. Saat ini, uji coba vaksin terhadap 20.000 sukarelawan masih terus berlanjut. Salah satu keunggulan vaksin AstraZeneca adalah vaksin ini dianggap mudah didistribusikan karena tidak perlu disimpan pada suhu yang sangat dingin.

3. Vaksin Sinopharm
Vaksin buatan China National Pharmaceutical Group Corporation ini masih dalam tahap akhir uji coba. Namun, di China, kurang lebih satu juta orang telah disuntik menggunakan vaksin ini dengan izin penggunaan darurat. Sebelum vaksin corona Sinopharm terbukti berhasil seluruhnya, vaksin hanya digunakan pada pejabat China, pelajar, dan pekerja yang akan bepergian. Pada September 2020 lalu, Uni Emirat Arab menjadi negara pertama di luar China yang menyetujui penggunaan vaksin ini.

4. Vaksin Moderna
Vaksin corona buatan Moderna diklaim memiliki efektivitas sebesar 94,5 persen. Pada November lalu, Moderna mengaku mengajukan izin penggunaan darurat untuk vaksin COVID-19 pada regulator Amerika Serikat dan Eropa. Mereka meyakini vaksin buatannya telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk penggunaan darurat.

5. Vaksin Pfizer Inc dan BioNTech
Pfizer dan BioNTech yang juga memproduksi vaksin corona telah mengajukan penggunaan darurat vaksin yang diproduksinya ke BPOM Amerika Serikat dan Eropa. Pada uji coba terakhir 18 November 2020 lalu, mereka mengklaim vaksinnya memiliki efektivitas 95 persen untuk menangkal virus corona dan tidak menimbulkan risiko efek samping yang berarti.

6. Vaksin Sinovac
Vaksin buatan Sinovac Biotech Ltd. yang diberi nama CoronaVac ini sudah memasuki uji coba tahap akhir. Sinovac juga melakukan uji coba terhadap vaksin buatannya di Brasil, Indonesia, hingga Bangladesh. Hasil awal pada monyet menunjukkan vaksin menghasilkan antibodi yang bisa menetralkan 10 galur Sars-coV-2.

Dari keenam vaksin tersebut, vaksin Sinovac yang telah digunakan pemerintah Indonesia. Gimana sobat cegah, siapkah kamu untuk divaksin?

Mengenal Ghosting, Istilah yang Dekat dengan Milenial dan gen Z

Ghosting merupakan sebuah situasi ketika seseorang memutuskan hubungan dengan menghentikan seluruh komunikasi secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan. Dia, orang yang selama ini jadi teman komunikasi melalui gadget, hingga terjalin hubungan yang nyaman, tiba-tiba menghilang seperti hantu. Istilah ghosting tidak hanya berlaku pada hubungan asmara saja, ghosting juga bisa dilakukan antara teman, partner bisnis, maupun rekan kerja. Lalu bagaimana menyikapinya?

Dilansir dari kompas.com, berikut langkah yang harus dilakukan dalam menyikapi ghosting:

1. Jangan Menghubunginya
Saat mendapat perlakuan ghosting, dorongan untuk menghubungi orang tersebut pasti ada. Tapi jangan lakukan hal tersebut. Tetap menghubunginya padahal sudah tahu tidak akan dibalas hanya akan menambah segalanya terasa lebih buruk. Sebaiknya berinteraksilah dengan orang lain yang mampu memberi dukungan. Lihat sekeliling, kita butuh support system.

2. Hindari Curhat di Media Sosial
Terkadang orang mencurahkan isi hatinya di media sosial. Tapi hindari mengungkapkan hal yang tidak menyenangkan seperti ghosting. Hal itu hanya akan membuatmu terlihat menyedihkan dan seolah mencari perhatian. Tindakan tersebut juga tidak membuat orang yang telah melakukan ghosting akan kembali. Ingat yah sobat cegah, anggap sosial media adalah papan billboard yang semua orang akan mampu melihatnya. Jadi, pikir lagi sebelum curhat ke media sosial.

3. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri
Ketika mendapat perlakuan ghosting, banyak orang yang bertanya-tanya, apakah ada yang salah dalam dirinya sehingga diperlakukan seperti itu. Tapi ingatlah, jangan menyalahkan diri sendiri karena kenyataannya tidak melakukan kesalahan apa pun. Kesalahan ada pada orang yang melakukan ghosting. Menyalahkan diri sendiri hanya untuk mereka yang tidak percaya diri.

4. Belajar dari Pengalaman
Kamu sudah tahu bahwa perlakuan ghosting rasanya tidak menyenangkan. Belajarlah dari pengalaman tersebut dan hindari melakukan ghosting kepada orang lain.

Nah sobat cegah, kamu pernah di-ghostingin atau justru kamu yang meng-ghostingin? Apapun itu, tetap jadi pribadi yang baik yah sobat cegah. Ingat, apa yang kita tanam itu pula yang akan kita tuai!

KAMU INTROVERT? YUK KENALI CIRINYA!

Dikutip dari laman hellosehat.com Introvert adalah sebuah tipe kepribadian yang sering disalahartikan sebagai pemalu. Padahal, introvert dan pemalu tidaklah sama. Seseorang yang pemalu cenderung merasa khawatir atau tidak nyaman saat berada dalam situasi sosial tertentu, khususnya jika harus berinteraksi dengan orang yang tidak dikenalnya.

Introvert adalah tipe kepribadian yang bertolak belakang dengan ekstrovert. Akan tetapi sebenarnya, setiap orang memiliki elemen introvert dan ekstrovert di dalam diri masing-masing. Perbedaannya, ada yang lebih didominasi oleh kepribadian introvert, dan begitu pula sebaliknya, ada yang lebih didominasi dengan karakteristrik ekstrovert.

Sobat cegah suka ngerasa nggak nyaman jika berada ditengah keramaian? atau merasa mudah lelah ketika berhadapan dengan banyak orang? Hmmm .. tenang, itu hal yang wajar kok dan memang hal yang pasti dirasakan oleh seseorang yang kepribadiannya introvert. Apa saja ciri seorang introvert?

1. Energi bisa terkuras saat menghabiskan waktu dengan banyak orang

Para introvert tidak memiliki masalah jika harus berinteraksi dalam situasi sosial. Hanya saja, jika terlalu lama menghabiskan waktu dengan orang lain, energinya akan mudah terkuras habis. Apalagi jika ia harus berinteraksi dengan banyak orang dalam satu waktu. Hal ini tentu berbeda dengan para ekstrovert yang justru mendapatkan energi saat bertemu dengan banyak orang. Oleh sebab itu, untuk mengembalikan energinya, para introvert akan menghabiskan waktu sendiri setelah bertemu dengan banyak orang.

2. Senang menghabiskan waktu sendiri

Mungkin sebagian orang mengira bahwa orang yang suka menyendiri berarti memiliki kepribadian yang tidak menyenangkan. Misalnya, pemurung, sering bersedih, dan sebagainya. Padahal, bagi orang introvert, kebahagiaannya justru didapatkan saat ia bisa menghabiskan waktu sendiri. Kalau kamu seorang introvert, menghabiskan waktu untuk melakukan hal yang disukai seorang diri adalah waktu yang paling menyenangkan. Hal ini juga dapat membantu kamu untuk “mengisi ulang” energi positif. Namun, bukan berarti introvert akan menyendiri 24 jam dalam sehari.

3. Teman sedikit, tapi berkualitas

Orang sering menyalah artikan bahwa para introvert tidak suka bergaul sehingga tidak memiliki teman dekat. Tentu saja anggapan itu tidak benar, karena saat memiliki kepribadian introversion, kamu tetap saja suka berinteraksi dengan orang lain dan memiliki teman dekat. Meski begitu, jumlah temanmu mungkin tidak sebanyak yang dimiliki oleh para ekstrovert. Namun, pertemanan yang dimiliki oleh para introvert sangat berkualitas. Pasalnya, meski hanya memiliki satu dua orang teman dekat, orang dengan kepribadian ini akan menjaga dan merawat pertemanannya dengan baik.

4. Lebih sadar akan dirinya sendiri

Mengingat bahwa para introvert lebih banyak mendapatkan energi saat sedang sendiri, mereka memiliki kecenderungan lebih sadar atau paham mengenai dirinya sendiri. Kenapa? Karena para introvert sering menyelami pikiran dan perasaannya, sehingga bisa lebih banyak belajar mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dirinya. Sebagai contoh, para introvert senang jika bisa mencoba berbagai hobi untuk mengetahui mana yang lebih disukainya. Selain itu, mereka juga senang memikirkan hidup yang sedang dan akan dijalani. Ada pula yang senang membaca buku-buku dan menonton film yang berkaitan atau terasa dekat untuk refleksi diri.

Nah, apakah kamu termasuk ke dalam ciri-ciri tersebut sobat cegah? Karena penting banget nih untuk tahu kepribadian diri sendiri. Dengan tahu kepribadian diri, kita akan lebih terarah dalam menentukan passion, pekerjaan, maupun keinginan lainnya. Semangat yah sobat cegah!

Alasan Masuk Akal Kamu Perlu Mengurangi Konsumsi Berita Negatif

Pemberitaan di era digital ini memang begitu mudah dikonsumsi. Media pemberitaan gak hanya memberi wawasan positif dan menginspirasi. Beragam kejadian di dunia seperti tindak kriminal, asusila, kekerasan dan hate speech, gak lepas dari pemberitaan publik. Ada ratusan kasus negatif yang diangkat dan silih berganti setiap harinya.

Karena kemudahan akses informasi saat ini, dimana semuanya ada dalam genggaman layar gadget, kamu perlu punya rem dalam membatasi asupan berita negatif. Ini alasan yang perlu kamu pertimbangkan. Yuk kurang-kurangin!

1. Terlalu sering melihat berita negatif, bisa memicu stres, cemas dan berpikir negatif 

Dilansir Focusme, studi mengenai pengaruh berita negatif menyebutkan bahwa orang-orang yang terlalu sering melihat kabar negatif mengalami peningkatan stres dan kecemasan. Memandang kehidupan yang dipenuhi tantangan buruk, juga memicu diri untuk berpikir negatif. Gak cukup dengan sikap waspada, kamu bakal cenderung lebih mudah waswas dan curiga. Sebelum dampaknya bertambah parah, sebaiknya pertimbangkan untuk membatasi waktu dalam mengonsumsi berita negatif sewajarnya saja.

2. Berita negatif kadang dikemas sensasional sehingga menyita perhatian 

Kamu mungkin sering melihat kasus sederhana tapi jadi luar biasa karena pemberitaan menyajikan dengan sensasional. Berita yang menarik perhatian memicu rasa takut dalam diri dan akhirnya memilih untuk terpaku pada berita. Ketika emosi sudah hanyut, biasanya kamu akan terus mengikuti untuk melihat apakah ada penyelesaian.

Gak salah memang, tapi kamu harus ingat kalau waktumu sangat berharga. Sedangkan berita negatif itu bakal terus ada dan berganti-ganti. Bukan hanya punya dampak kurang baik karena terpapar berita negatif, tapi waktumu juga habis begitu saja.

3. Berita negatif yang membuatmu sedih bisa berpengaruh pada kesehatan mental 

Banyak hal buruk terjadi di dunia, tapi mental yang berdiam dalam tubuhmu hanya ada satu. Kamu layak untuk mempertimbangkan sebanyak apa kabar negatif yang ingin kamu isi ke dalam harimu. Sebab berita yang menyedihkan dan melukai perasaanmu bisa berpengaruh terhadap kondisi mental dan emosional.

4. Tahu segala berita negatif gak menjamin mendukung tujuan hidupmu 

Memang berita itu banyak menyita perhatian dan bisa dikatakan hal yang cukup penting. Tapi perlu dikatakan bahwa pemberitaan itu mungkin gak mendukung tujuan hidupmu, kecuali kamu memang orang yang berkecimpung di dunia media. Supaya kebutuhan informasi terpenuhi tanpa menggangu tujuan hidupmu, kamu bisa mengikuti segmen berita tertentu setiap harinya dengan durasi yang dibatasi.

5. Berita negatif akan datang lagi dan lagi, sedangkan hidupmu hanya sekali 

Mengurangi kebiasaan tenggelam dalam berbagai berita yang sebenarnya gak kamu butuhkan, bisa membuatmu lebih fokus untuk menciptakan kisahmu sendiri. Berita itu gak ada habisnya, sedangkan hidupmu hanya sekali. Ketika orang lain ramai membahas kasus viral, kamu bisa menghabiskan waktu dengan melukis bersama anak atau belajar memasak menu baru.

Kadang keahlianmu dari belajar memasak menu baru, lebih dirasa bermanfaat oleh orang-orang terdekat daripada kamu tahu banyak hal tentang pemberitaan publik. Intinya sih jangan sampai kamu kecanduan berita negatif. Segala sesuatu yang berlebihan memang gak baik, kan?

Healty Comsumptions

Bagaimana mau kuat kalau salah konsumsi.??

Kasus Konsumsi Narkoba di masyarakat semakin bertambah hal ini terjadi karena narkoba memiliki efek yang dapat membuat seseorang menjadi ketergantungan / kencanduan. Konsumsi narkoba berawal dari coba – coba sampai tidak sadar sudah mengalami kencanduan.  Banyak dari kalangan artis ataupun masyarakat yang berkerja mengonsumsi narkoba karena tekanan pekerjaan sehingga berakibat pada tersandung kasus penyalahgunaan narkoba  yang  berpengaruh terhadap status karirnya. Banyak uang tidak menutup kemungkinan seseorang bisa tersandung kasus penyalahgunaan narkoba tetapi dengan cara yang tepat memanajemen keuangan agar dapat disalurkan kepada hal yang positif seperti mengkonsumsi makanan yang sehat yang memiliki dampak positif terhadap jasmani atau tubuh kita.

Tips Belajar Hidup Minimalis yang Cocok Untuk Kekinian

Sobat cegah, kamu lagi mencoba hidup minimalis tapi masih takut enggak berhasil? Hmmm, Tenang! Tanpa dipungkiri, kita sedang hidup di zaman modern di mana hampir semua hal terbilang mahal. Rasanya susah, deh, menjaga hidup agar tetap sederhana dan enggak muluk-muluk. Mulai dari besarnya tekanan lifestyle yang mengharuskan kita agar tetap up to date, sampai rayuan teman-teman yang yang mungkin sudah lebih sukses. Apalagi, kalau kita aktif di sosial media. Duh duh .. butuh sesuatu untuk mengontrolnya, salah satu caranya dengan menerapkan hidup minimalis! Yuuk intip tips apa saja yang bisa diterapkan!

1. Niat yang kuat

Hal pertama dalam segala kegiatan maupun keputusan adalah NIAT. Niatkan diri untuk memulai dan mencoba hidup minimalis. Dengan niat yang kuat akan memudahkan proses permulaan.

2. Memfilter beragam benda

Menerapkan gaya hidup minimalis dengan menyingkirkan benda duplikat di rumah lebih mudah dibandingkan harus merelakan semua barang-barang di rumah. Coba deh, jalan-jalan di rumah dan lihat apakah kamu memiliki dua benda yang sama, apabila ada, pisahkan salah satunya. Masukan barang-barang duplikat tersebut ke dalam box dan tentukan mana saja yang harus sudah dibuang atau masih bisa kamu donasikan pada orang yang lebih membutuhkan. Kalau ragu dengan langkah ini, simpanlah dulu boks berisi barang duplikat maupun yang sudah tidak dibutuhkan di gudang selama 30 hari, apabila terbukti kamu tidak membutuhkannya, lebih baik didonasikan.

3. Ciptakan area anti berantakan

Hal berikutnya yang harus diikuti dalam tren hidup minimalis adalah dengan menciptakan area anti berantakan. Area ini bisa saja berupa furnitur, seperti meja rias yang rapi atau countertop dapur yang bersih. Gunakan area anti berantakan tersebut sebagai inspirasi kamu untuk hidup minimalis dengan sedikit barang. Kalau kamu merasa nyaman dengan zona anti berantakan tersebut, kembangkan area tersebut setiap harinya, dari hanya meja menjadi seluruh ruangan. Rasanya akan lebih luas dan tidak membuat napas sesak.

4. Bijak dalam berpakaian

Sobat cegah pernah mendengar Project 33 yang sempat booming beberapa tahun yang lalu? Kalau belum, proyek ini adalah kegiatan beberapa orang yang mencoba hanya menggunakan sebanyak 33 baju (termasuk celana, sepatu, dan perhiasan) dalam 3 bulan. Pada awalnya proyek ini memang menuai beberapa kritik karena terdengar terlalu ekstrem. Namun setelah dicoba, para sukarelawan merasa dapat menghargai hidup sederhana dan tak terbebani oleh hal-hal materialistik.

5. Bijak dalam memilih makanan

Apabila kamu pikirkan lagi, waktu yang kamu habiskan untuk memilih menu makanan untuk makan pagi, siang, dan malam rasanya jelas sekali bahwa makanan bukanlah hal yang selalu bisa kita lihat sebagai hal yang simpel. Terkadang, untuk memutuskan satu menu saja dapat membuang banyak waktu. Cobalah memilih menu yang sama untuk sarapan dan makan siang pada satu minggu, dan 2 pilihan makan malam dalam dua minggu. Apabila kamu merasa bosan, ganti menunya setiap 3 hari sekali sampai terbiasa. Agar tidak terlihat plain, cobalah untuk menyisipkan satu cheat day setiap dua minggu sekali.

Nah, sobat cegah .. yuuk kita mulai untuk hidup minimalis!

Langkah Bebas dari Rasa Khawatir Berlebihan, Jurus Anti Mumet!

Utang yang belum dibayar, tes dan wawancara pekerjaan, atau momen kencan pertama adalah hal-hal yang sangat wajar menimbulkan kekhawatiran. Namun menjadi berlebihan, ketika rasa khawatir itu selalu timbul dan membuatmu takut untuk melakukan sesuatu karena otomatis membayangkan yang buruk-buruk.

Daripada membuat pikiranmu mumet sendiri, lebih baik melakukan langkah-langkah di bawah ini agar kamu bisa segera terbebas dari rasa khawatir yang berlebihan dan bisa 100 persen produktif. Let’s go!

1. Berhenti menunda-nunda

Banyak orang mengatasi rasa khawatir yang dialaminya dengan menunda pekerjaan yang harusnya ia selesaikan. Bisa karena takut gagal atau takut hasilnya tidak sempurna. Padahal sikap demikian, justru bisa semakin memperparah rasa khawatir. Karena bagaimana pun juga, pekerjaan tersebut tetap harus dilakukan, bukan?

Untuk mengatasinya, kamu bisa mencoba resep jitu dari Mel Robbins, penulis buku sekaligus motivator. Mengutip dari laman Mel Robbins, menurutnya terdapat jeda saat seseorang ingin melakukan sesuatu dengan pikiran yang muncul dari diri sendiri yang menghambatnya. Dan jeda itu berlangsung selama 5 detik.

Itulah mengapa ia menciptakan 5 seconds rules atau ‘aturan 5 detik’. Ia berpendapat, ketika kamu ingin melakukan sesuatu tapi merasa ragu, lakukan penghitungan mundur selama 5 detik, kemudian paksa diri untuk segera bertindak.

Hal ini akan menghindarkanmu dari rasa khawatir ataupun alasan-alasan yang membuatmu batal melakukannya, sehingga membuat hidupmu jadi stagnan. Rutin melakukan langkah ini, kamu pun jadi terbiasa untuk tidak lagi menunda-nunda pekerjaan. Sehingga pikiranmu terpusat pada pekerjaan tersebut, alih-alih merasa khawatir.

2. Ambil tindakan

Seseorang merasa khawatir karena dirinya takut gagal. Hal ini bisa diatasi dengan berfokus pada tindakan. Sebagai contoh, kamu khawatir tidak bisa presentasi dengan bagus.

Daripada khawatir, mending segera ambil tindakan dengan mempersiapkan materi dengan baik sampai kamu paham di luar kepala sehingga bisa menjelaskan kepada audiens dengan mudah. Begitu pun dengan aspek teknis seperti desain presentasi, dan lain-lain. Saat diri kamu sudah merasa siap, maka kekhawatiran itu pun akan sirna dengan sendirinya.

3. Abaikan kritikan orang

Kekhawatiran berlebihan juga sering dialami akibat terbayang-bayang dengan kritikan orang lain. Akhirnya karena takut dicela kembali, kamu pun jadi enggan untuk memulai.

Kritikan tak selalu baik dan bisa membuat kamu jadi berkembang. Karena itu, kamu pun harus pandai memilah, mana kritikan yang tulus untuk membuatmu maju, dan mana kritikan yang dilontarkan hanya demi menjatuhkanmu. Untuk yang terakhir ini, abaikan!

Orang lain hanya bisa ngomong, tapi kamu sendiri yang menjalani. Dengan membiarkan nyinyiran mereka memengaruhimu, maka masa depan kamu sendiri yang jadi taruhan, bukan mereka!

4. Hiduplah untuk saat ini

Terlalu fokus memikirkan masa depan, dapat menimbulkan kekhawatiran yang sebenarnya tak perlu, membuatmu lupa untuk menikmati saat ini yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu.

Berhentilah bertanya-tanya ‘gimana jika nanti’ karena tak ada yang bisa memprediksi masa depan. Manfaatkan saat ini dengan sebaik mungkin sehingga masa depanmu pun bisa cemerlang. Karena sesungguhnya masa depan tergantung dari apa yang kamu lakukan saat ini, bukan?

5. Pilah mana yang bisa kamu kendalikan dan tidak

Kamu tak bisa mengendalikan soal-soal apa saja yang nanti akan keluar di ujian. Yang bisa kamu lakukan hanyalah belajar dan berlatih sebaik mungkin, sehingga kemungkinan untuk bisa mengerjakan soal ujian jadi lebih besar.

Kamu juga tidak bisa mengontrol siapa saja yang nanti akan diterima di perusahaan tempat kamu melamar. Itu bukan ranahmu. Yang bisa kamu perbuat hanyalah mempersiapkan segala sesuatunya (untuk tes psikologi atau wawancara) dengan semaksimal mungkin, sehingga pihak perusahaan akan tertarik untuk menerimamu sebagai karyawan. Mengkhawatirkan sesuatu yang bukan berada dalam kendalimu hanya menzalimi diri, membuat pikiranmu mumet dan stres sendiri.

 

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kekhawatiran yang tadinya membuatmu mandek, justru akan mengubahmu jadi 100 persen produktif. Kamu pun bisa menjalani hidup dengan lebih ringan tanpa ada bayang-bayang ketakutan akan gagal atau penolakan. Selamat mencoba ya!

Hal yang Bisa Hambat Perkembangan Dirimu, Ketahui dan Jauhi !

Perubahan adalah salah satu hal yang tidak bisa dihindari di dunia ini, maka dari itu semakin berkembangnya dunia ini akan lebih baik jika kamu pun berkembang dan meningkatkan kualitas diri. Akan tetapi bagaimana jika kamu sudah berusaha keras akan tetapi tidak juga berkembang? Jika hal itu terjadi maka mungkin ada hal-hal yang menghambat perkembanganmu, dan kamu tidak menyadari hal itu.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa-apa saja yang kiranya bisa menjadi penghambatmu dalam berkembang, agar kamu sadar 100 persen untuk mengubahnya, yuk simak!

1. Adanya perasaan rendah diri

Hal pertama yaang konon bisa menghambat perkembangan dirimu ialah jika kamu memiliki perasaan rendah diri. Gak melulu dari luar, terhambatnya perkembangan seseorang juga bisa disebabkan oleh dirinya sendiri lho.

Maka dari itu sangat penting bagimu untuk menumbuhkan rasa percaya diri, serta menghargai diri sendiri supaya rasa rendah diri itu hilang. Soalnya sekeras apa pun usahamu untuk berkembang gak bakal berpengaruh kalau kamu menganggap rendah dirimu sendiri.

2. Lingkungan sosial dan pergaulan yang tidak sehat untukmu

Lalu hal lainnya yang juga dapat menjadi penghambat perkembangan dirimu ialah jika selama ini kamu terjebak di lingkungan sosial dan pergaulan yang tidak sehat. Mungkin kamu takut untuk sendirian kalau menjauhi orang-orang itu, akan tetapi percayalah bahwa sampai kapan pun kamu tidak akan berkembang kalau terus bersama mereka. Karena orang-orang toxic akan terus berpengaruh buruk untukmu.

3. Pasangan yang merasa berhak membatasi hidupmu atas nama cinta

Kemudian hal yang ketiga ialah pasangan posesif, yaitu pasangan yang merasa dirinya berhak membatasi hidupmu seperti keinginannya dengan menggunakan alasan atas nama cinta. Semua itu omong kosong, apa yang ia lakukan bukanlah bentuk dari cinta yang sebenarnya.

Karena cinta tidak akan menghambat seseorang untuk seseorang, malahan harusnya menjadi pendorong orang itu untuk menjadi lebih baik. Jadi kalau sudah mengetahuinya segeralah jauhi pasangan yang seperti itu ya, agar hidupmu yang stuck di situ-situ saja gara-gara dia.

4. Sifat plin-plan yang tidak bisa kamu atasi

Keempat, perkembangan dirimu juga bisa jadi terhambat karena kamu memiliki sifat plin-plan. Memiliki sifat ini sebenarnya tidak apa-apa asal kamu bisa mengendalikannya, akan tetapi kalau hidupmu bahkan jadi terpengaruh dan kerap menghambatmu mengambil keputusan baik untuk diri sendiri maka hal itu akan menghalangimu untuk berkembang. Kamu pun jadi kehilangan peluang dan kesempatan bagus jika terus dibiarkan.

5. Selalu mendahulukan orang lain dibanding diri sendiri

Lalu yang terakhir juga berasal dari dirimu sendiri, yaitu kepribadianmu yang selalu mendahulukan orang lain dibanding diri sendiri. Kamu mungkin melakukannya dengan tidak sadar dan atas kebaikanmu, akan tetapi hal itu tidak baik. Belum tentu orang lain akan memperlakukanmu seperti itu juga, apalagi kamu juga bisa tertinggal kalau terus menomor satukan orang.

Itulah tadi beberapa hal yang kiranya bisa menghambat perkembangan dirimu, jadi kalau sudah mengetahuinya segeralah jauhi dan atasi, ya.

8 Manfaat Memiliki Hewan Peliharaan

 

Sebagian orang memiliki hewan peliharaan di rumah. Apakah Anda salah satunya? Jenis hewan apa yang Anda pelihara? Apakah kucing, anjing, burung, atau kelinci?

Di lancir dari klikdokter.com, memiliki hewan peliharaan ternyata bisa memberikan kesenangan dan mendatangkan beragam manfaat sehat, lho!

Berikut ini beberapa manfaat sehat memiliki hewan peliharaan:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Bermain bersama seekor anjing atau kucing atau sekadar melihat ikan-ikan berenang di akuarium ternyata baik untuk kesehatan jantung.

Menikmati saat-saat bersama hewan peliharaan, nyatanya dapat membuat detak jantung Anda lebih teratur dan mampu menurunkan tekanan darah.
Hal itu mungkin terjadi karena bermain dengan hewan peliharaan dapat memberikan rasa tenang dan mampu merangsang tubuh untuk melepaskan hormon bahagia.

Sebuah penelitian telah membuktikan hal tersebut. Penelitian itu menemukan bahwa seseorang yang memelihara kucing memiliki kemungkinan lebih kecil untuk terkena penyakit jantung.

Penelitian lainnya pun menemukan hal serupa. Seseorang yang memelihara anjing disebut dapat memiliki umur yang lebih panjang, sekitar 1 tahun, bahkan setelah mengalami serangan jantung.

2. Suasana Hati Lebih Baik

Hanya dengan 30 menit bermain dengan hewan peliharaan, tubuh Anda akan melepaskan hormon bahagia ke otak. Hal inilah pada akhirnya membantu memperbaiki suasana hati atau mood.
Terapi bermain bersama hewan peliharaan sangat baik untuk menjaga mood Anda lebih stabil dan menghindari perubahannya secara mendadak.
Memiliki hewan peliharaan juga dapat menghindarkan Anda dari rasa kesepian, yang dapat merusak suasana hati.

3. Menekan Stres

Menghabiskan waktu selama 5 menit dengan hewan peliharaan seperti anjing disebut efektif untuk menurunkan kadar kristol, yaitu hormon pemicu stres.
Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa efek dari hewan peliharaan untuk menekan stres sangatlah besar.
Para peneliti menemukan bahwa sebagian besar partisipan studi lebih merasa nyaman dan senang saat berada di sekitar hewan peliharaan ketimbang pasangan mereka.

Studi lain menunjukkan, memiliki hewan peliharaan dapat membantu proses penyembuhan luka secara psikis.
Hal ini diduga karena hewan peliharaan Anda akan selalu menemani tanpa peduli kondisi majikannya.

4. Menjaga Tekanan Darah

Tahukah Anda bahwa memiliki hewan peliharaan juga dapat menjaga tekanan darah tetap stabil? Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa penelitian, lho!

Dalam salah satu satu penelitian terhadap 240 pasangan yang menikah, pemilik hewan peliharaan memiliki tekanan darah dan detak jantung yang relatif rendah saat istirahat dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki hewan peliharaan.

5. Menjaga Kadar Kolesterol

Orang yang memiliki hewan peliharaan cenderung memiliki kadar kolesterol dan trigliserida yang lebih optimal dibandingkan dengan orang yang tidak.

Alasan dari adanya kondisi tersebut memang masih belum jelas. Namun, beberapa ahli menduga bahwa kadar kolesterol yang optimal pada orang-orang tersebut bisa terjadi karena mereka menjalani gaya hidup lebih aktif lantaran harus mengurus hewan peliharaan.

6. Meningkatkan Kebugaran

Jika memiliki anjing, Anda mungkin akan lebih aktif untuk berjalan-jalan bersamanya mengitari lingkungan rumah.
Seperti diketahui, berjalan adalah jenis olahraga ringan yang juga mampu meningkatkan kebugaran apabila dilakukan secara rutin dan teratur.

7. Menekan Risiko Alergi dan Memperbaiki Sistem Kekebalan

Ketika anak-anak tumbuh di rumah dengan anjing atau kucing, mereka cenderung tidak memiliki alergi.

Hal yang sama juga berlaku untuk anak-anak yang tinggal di pertanian, dengan hewan berukuran lebih besar.
Diketahui bahwa menghabiskan hari-hari bersama hewan peliharaan dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Pada akhirnya, risiko terjadinya alergi dan penyakit infeksi pun bisa berkurang.

8. Membantu Anak dengan ADHD

Ketika seorang anak dengan ADHD bermain dengan hewan peliharaan, mereka akan sekaligus berlatih untuk mengerjakan tugas, perencanaan, dan tanggung jawab.

Hewan peliharaan perlu bermain, dan itu membantu anak dengan ADHD membakar energi ekstra yang dimilikinya.
Karena ikatan antara hewan peliharaan dan anak adalah cinta tanpa syarat, hewan peliharaan dapat membantu anak dengan ADHD belajar tentang harga diri.

5 Manfaat Baik yang Kamu Dapat Jika Mulai Berani Wujudkan Mimpi

Setiap orang memiliki mimpi atau cita-cita yang ingin capai. Untuk mencapai hal tersebut butuh kerja keras dan usaha yang tidak mudah. Diri sendiri merupakan faktor menentu untuk mencapai sebuah mimpi.

Berhasil wujudkan mimpi menjadi nyata adalah suatu pencapaian yang mana kamu harus merasa bangga. Seperti yang kamu ketahui, mimpi tidak serta merta terwujud dalam waktu semalam.

Seseorang butuh proses demi proses bagai suatu perjalanan panjang, sebelum akhirnya mimpi tersebut bisa tercapai suatu hari nanti.

Sebelum proses itu dimulai, terkadang ada pergolakan hati di mana perasaan ragu datang. Entah merasa belum yakin untuk memulai atau terlalu takut dengan resiko. Untuk kamu yang masih merasa memulai sesuatu adalah beban, kalahkah pikiran itu dengan kesadaran agar kamu tidak menyesal nantinya.

Mulailah apa yang kamu inginkan dari sekarang, meskipun harus pelan-pelan.

Di lansir dari idntimes.com ini 5 manfaat baik yang pasti kamu dapatkan kalau berani melangkah untuk memulai mimpimu!

1. Saat memberanikan diri untuk memulai mimpi, sama halnya kamu melangkah keluar dari zona nyaman

Banyak orang yang terperangkap di zona nyaman dan tak kuasa keluar dari sana. Akan tetapi, saat kamu berani untuk memulai sesuatu yang diinginkan, sama saja dengan kamu keluar dari zona tersebut. Tentu saja ini merupakan pilihan yang baik buat dirimu sendiri.
Ini pun adalah tanda pasti bahwa akan ada hal-hal menakjubkan yang menantimu karena bersedia membebaskan diri dari zona nyaman.

2. Kamu jadi sosok yang berkembang karena proses demi proses yang kamu lalui setelah melangkah maju

Tak jadi seseorang yang hidup begitu-begitu saja, memulai suatu mimpi punya makna bahwa kamu siap untuk membekali diri dan menyusuri proses. Dengan satu demi satu proses yang kamu lalui, potensi diri tentu akan berkembang.

Mungkin saja kamu tak menyadari hal ini untuk sekarang. Namun seiring berjalannya waktu, kamu akan melihat sendiri betapa banyak perubahan baik yang telah kamu peroleh.

3. Rasa percaya dan bangga terhadap diri sendiri akan meningkat pesat dibanding dulu

Yang dulunya serba tidak percaya diri, semakin lama berubah ke arah yang lebih positif. Berani memulai sesuatu membuat kamu sadar bahwa dunia begitu luas. Dan bukan tidak mungkin bagi kamu untuk memanfaatkan kesempatan baik lewat potensi yang kamu punya. Secara tak langsung kamu pun merasakan adanya kepercayaan diri yang meningkat. Rasa bangga juga turut hadir dan menjadikanmu ingin berupaya lebih baik lagi.
4. Tidak mudah stres, kamu perlahan jadi pribadi yang bebas karena telah mengikuti intuisi untuk mewujudkan mimpi

Mewujudkan mimpi adalah salah satu bentuk kebebasan. Bagaimana tidak, impian yang sebelumnya hanya sebatas rencana dan harapan, kini sedang diupayakan dalam aksi nyata. Ini membuat kamu percaya bahwa setiap orang punya kebebasan untuk menjemput mimpi yang ingin diraih.

Dengan begini, kamu tidak akan menaruh peduli pada ucapan orang yang mengatakan kamu tidak bisa. Pikiran jadi sehat, kamu tidak mudah stres akibat pemikiran buruk dari orang lain.

5. Karena mimpimu bukan lagi sebatas mimpi, kamu terhindar dari penyesalan di masa depan

Tengah diupayakan, sekarang mimpimu bukan lagi sebatas mimpi yang tersimpan dalam benak. Ketika kamu berusaha dengan giat dan hari-hari dilalui dengan kerja keras, maka peluhmu tak akan sia-sia.
Di masa depan, kamu tak akan merasakan penyesalan yang dalam karena dulunya enggan mewujudkan mimpi. Kamu makin sadar bahwa melangkah menghidupkan mimpi adalah pilihan terbaik yang kamu buat sepanjang hidup.

Tidak ada alasan untuk kamu mundur dari keinginan untuk mewujudkan impian yang kamu punya. Mumpung masih sempat, hilangkanlah rasa ragu dan beranilah kamu melangkah.

Ini hidupmu. Kamu punya hak untuk melakukan sesuai keinginan. Jangan berhenti, jangan menunda. Kalau bisa sekarang, kenapa tidak?

Hubungi Kami

184

callcenter@bnn.go.id

JL.M.T. Haryono No. 11, Cawang,

Kramat Jati, Jakarta Timur 13630,

Indonesia

Copy link